Tour de Singkarak Pulihkan Ekonomi Sumbar Pasca Gempa Bumi 2009

oleh Andhika Putra diperbarui 15 Okt 2017, 10:57 WIB
Tour de Singkarak memberikan pendapatan besar untuk pemerintah Sumatra Barat setelah tragedi gempa bumi pada 2009.

Bola.com, Jakarta - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno, menyebut ajang balap sepeda Tour de Singkarak memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi ranah Minang tersebut. Tour de Singkarak berhasil membangkitkan ekonomi Sumbar yang sempat terpuruk akibat bencana gempa bumi pada 2009.

"Strategi menjadikan Tour de Singkarak sebagai alat untuk membangkitkan ekonomi Sumbar terbukti berhasil. Pembangunan infrastruktur berjalan terus dan semakin banyak hotel berbintang yang berdiri di Padang," ujar Irwan kepada wartawan saat peluncuran Tour de Singkarak 2017 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Minggu (15/10/2017).

Advertisement

"Tour de Singkarak dari tahun ke tahun juga semakin besar. Hal itu bisa dilihat dari semakin banyak jumlah peserta dan nominal hadiah yang disiapkan," sambungnya.

Meski sempat tertunda, Tour de Singkarak edisi kesembilan bakal segera kembali menyapa masyarakat Sumbar pada 18-26 November 2017. Tour de Singkarak 2017 rencananya berlangsung sembilan etape yang dimulai dari Kota Batusangkar,  Kabupaten Tanah Datar sebagai tempat start  dan finish di Kota Bukittinggi.

Demi menarik minat masyarkat Indonesia untuk menonton Tour de Singkarak 2017, pemerintah Sumbar sengaja menghelat acara peluncuran yang bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Monas.

"Kami sengaja tidak melakukan acara launching di ruangan tertutup karena ingin menunjukkan suasana yang sama kepada warga Jakarta bagaimana Tour de Singkarak berjalan," tutur Irwan.