Menpora Ingin Kenalkan Olahraga Baru Lewat Journalist Games

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 05 Des 2017, 19:05 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, memperkenalkan olahraga headis di Kantor Kemenpora, Selasa (5/12/2017). (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Bola.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Imam Nahrawi, ingin memperkenalkan cabang olahraga baru bernama headis kepada masyarakat Indonesia.

Langkah pertama Menpora untuk memperkenalkannya adalah dengan menjadikan headis sebagai olahraga ekshibisi di Journalist Games 2017 yang digelar pada 8 dan 9 Desember 2017.

Kemenpora mendukung inisiatif komunitas wartawan olahraga untuk menggelar kembali Journalist Games setelah sebelumnya sukses digelar pada 2016. Kali ini akan ada dua cabang olahraga utama, yaitu futsal dan bulutangkis, yang dipertandingkan.

 

Advertisement

Selain dua cabang olahraga tersebut, panpel kegiatan juga menggelar traditional race yang terdiri dari balap karung, lomba kelereng, dan lomba bakiak.

Namun, tidak hanya sampai di situ, Menpora Imam Nahrawi ingin memperkenalkan olahraga headis kepada masyarakat melalui kegiatan ini. Headis merupakan olahraga yang diadaptasi melalui tenis meja dengan bola karet besar yang dimainkan dengan kepala.

"Akan ada perkenalan olahraga baru yang digandrungi anak-anak sekarang, namanya headis. Setidaknya, momen ini mewakili keinginan saya untuk memperkenalkan lebih luas lagi kepada masyarakat karena saya pun menyukai olahraga ini. Nanti saya juga akan menantang para wartawan bertanding headis saat Journalist Games," ujar Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Selasa (5/12/2017).

Imam Nahrawi pun mengajak wartawan di lingkungan Kemenpora untuk melihat langsung cara bermain headis. Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta, bersama Menpora Imam Nahrawi langsung mempraktikkan cara bermain headis di depan awak media.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, memperkenalkan olahraga headis di Kantor Kemenpora, Selasa (5/12/2017). (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

"Lumayan bermain headis ini. Saya dalam lima menit sudah berkeringat. Biasanya kalau saya bermain bulutangkis, setelah 10 menit saya baru berkeringat. Saya berharap teman-teman jurnalis bisa memulai untuk melakukan sosialisasi olahraga ini di Indonesia. Saya ingin kita angkat bersama olahraga ini," ujar Imam Nahrawi.

Namun, dalam kegiatan Journalist Games 2017, olahraga headis ini baru sebatas olahraga ekshibisi dan belum diperlombakan.

Panpel kegiatan yang akan diikuti sembilan forum wartawan di Jabodetabek ini masih akan berfokus kepada olahraga populer di Indonesia dan permainan tradisional yang dimiliki Indonesia dengan nilai hadiah total mencapai Rp 30 juta.