Thiago Furtuoso Masih Ingin Bermain di Indonesia

oleh Aditya Wany diperbarui 07 Des 2017, 06:15 WIB
Thiago Furtuoso, saat membela Bhayangkara FC bertemu Perseru Serui di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat (20/04/2017). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Surabaya - Thiago Furtuoso Sudah memutuskan untuk tidak merumput bersama Madura United musim depan. Kontraknya bersama klub berjuluk Laskar Sape Kerrap itu hanya sampai akhir musim ini. Dia pun masih belum memastikan klub baru yang bakal dibelanya.

Sejauh ini, belum ada satu pun klub yang memberikan tawaran kepada eks penyerang Bhayangkara FC itu. Namun, Thiago tetap optimis bisa mendapatkan klub baru.

“Saya tidak terlalu pikir dulu sekarang. Saya ingin istirahat karena musim ini sangat melelahkan. Masih ada dua bulan untuk persiapan. Lebih baik saya nikmati dulu liburan,” kata Thiago kepada bola.com saat ditemui di kediamannya kawasan Surabaya Timur.

Advertisement

Sudah dua musim terakhir, pemain 30 tahun itu merumput di kompetisi Indonesia. Pada musim 2016, dia berseragam Bhayangkara FC di ajang Indonesia Soccer Championship A. Bersama klub berjuluk The Guardian itu, dia telah mengemas 15 gol dari 26 laga musim lalu.

Sayangnya, pemilik nama lengkap Thiago Furtuoso dos Santos itu harus mengakhir kompetisi itu lebih cepat karena cedera lutut. Pada putaran pertama musim ini, dia masih berseragam Bhayangkara FC dengan menyumbang 7 gol dari 16 pertandingan.

Lalu, dia memutuskan hijrah ke Madura United di jendela transfer pertengahan musim. Sebab, Bhayangkara mendatangkan Ilija Spasojevic yang saat itu masih berkewarganegaraan Montenegro.

Bersama klub asuhan Gomes de Oliveira itu produktivitas Thiago menurun. Dia hanya mencetak dua gol dalam 15 penampilan. Thiago memang terlihat kalah bersaing di lini depan. Sebab, masih ada Greg Nwokolo dan marquee player Peter Odemwingie yang kerap menjadi tumpuan lini depan. Mereka menjadi dua pencetak gol terbanyak Madura United dengan koleksi masing-masing 14 dan 15 gol.

Thiago tak menampik, keberadaan kedua penyerang itu sangat mempengaruhi peformanya bersama Madura United. “Mereka berdua pemain yang bagus. Musim depan masih menjadi andalan di sana. Saya memilih untuk keluar dengan tantangan baru,” ucap pemain setinggi 182 cm itu.

Lebih lanjut, pemain kelahiran Carapicuriba, Brasil tersebut mengungkapkan masih ingin bermain di Indonesia. Persaingan ketat sepak bola Indonesia dan atmosfer stadion dengan dukungan dari suporter menjadi daya tarik baginya.

“Sepak bola Brasil memang bagus. Tetapi, ada banyak sekali klub dan pemain di sana. Persaingan terlalu ketat. Lagipula, saya menikmati setiap momen di Indonesia. Keluarga saya senang tinggal di sini. Saya punya banyak teman juga,” imbuhnya.

Pada Januari 2018, Piala Presiden akan kembali bergulir sebagai turnamen pra musim. Itu adalah momen yang pas untuk Thiago Furtuoso bisa unjuk gigi untuk bisa mendapatkan klub baru. Namun, dia pun enggan buru-buru untuk memutuskan masa depannya.

“Kalau dapat tawaran secepatnya akan lebih bagus. Tapi, saya juga tidak terlalu khawatir. Mungkin nanti di Piala Presiden akan striker yang kurang memuaskan klub dan saya bisa masuk bantu klub itu. Masih banyak waktu untuk memikirkan dengan matang,” ujar Thiago. (Aditya Wany)