Persebaya Antisipasi Kemampuan Bola Mati Madura United

oleh Aditya Wany diperbarui 23 Mei 2018, 17:45 WIB
Persebaya mengantisipasi kemampuan bola mati Madura United jelang pertemuan kedua tim. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, melakukan banyak persiapan untuk menghadapi Madura United, Jumat (25/5/2018). Laga bertajuk Derbi Jatim pekan ke-10 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak itu bakal berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Selama ini, pemain Madura United dikenal memiliki kemampuan cukup baik dari eksekusi bola mati. Dari 16 gol yang telah dikoleksi, Laskar Sape Kerrab mencetak lima gol dari skema tersebut.

Alfredo mengaku akan mengantisipasi kemungkinan serangan calon lawannya itu. "Kami berusaha bermain seperti biasanya. Kami akan waspada, antisipasi apa yang mereka bisa lakukan karena mereka punya pemain cepat," ungkapnya.

Advertisement

Di antara pemain Madura United, bek Fabiano Beltrame bisa dibilang kini tengah on fire. Bek asal Brasil tersebut sejauh ini mencetak empat gol dalam delapan penampilan di Liga 1.

Dua dari empat gol itu lahir melalui bola mati. Perinciannya, satu penalti dan satu tendangan bebas langsung. Fabiano sangat mungkin menjadi ancaman Persebaya di laga nanti mengingat dia absen akibat akumulasi kartu saat timnya dibantai 0-6 oleh Persipura (19/5/2018).

Selain itu, Madura United juga masih beberapa pemain sayap dengan kecepatan dan kemampuan penetrasi yang bagus dalam diri Bayu Gatra dan Engelberd Sani. Belum lagi, lini tengah mereka berisikan pemain berkualitas.

 

2 dari 2 halaman

Skema Tim Lawan

Sebut saja Raphael Maitimo, Zah Rahan, Slamet Nurcahyo, Nuriddin Davronov, dan Asep Berlian. "Semuanya itu memang pemain bagus. Tim mereka juga bagus. Tapi, sekarang kami harus bicara satu tim sepak bola dan mereka memang berkualitas," imbuh Alfredo.

Bek Persebaya, Otavio Dutra, sudah mulai berlatih bersama rekan satu timnya setelah cederanya membaik. (Bola.com/Aditya Wany)

Pelatih asal Argentina itu menambahkan Rendi Irwan dkk. telah melakukan berbagai latihan untuk menghadapi laga ini. Selain antisipasi bola mati, dia juga mempertimbangkan berbagai skema serangan yang mungkin diterapkan tim lawan.

"Kami latihan antisipasi semua yang bisa dilakukan lawan. Apa yang bisa kami antisipasi, akan kami coba di latihan. Kalau kami sudah antisipasi, nanti tinggal mengaplikasikan di lapangan. Semoga pertandingan berjalan seperti saat kami latihan," ucap pelatih Persebaya asal Argentina itu.