Wah, FIFA Akan Larang Juru Kamera Ambil Gambar Cewek Cantik di Piala Dunia

Oleh Tim Boladotnet diperbarui 13 Jul 2018, 16:12 WIB
Suporter timnas Inggris tertegun setelah Kroasia mencetak gol pada babak semifinal Piala Dunia 2018 saat menonton siaran langsung di Flat Iron Square, London, Rabu (11/7). Langkah Inggris di Piala Dunia 2018 terhenti oleh Kroasia. (AP/Luca Bruno)

Bola.com, Jakarta Sudah menjadi praktik umum pihak penyiar pertandingan sepak bola menyoroti wanita-wanita cantik yang bersinar di antara ribuan pria dalam stadion sepak bola. Sama halnya di Piala Dunia 2018 Rusia ini, para juru kamera seakan berlomba-lomba menemukan mutiara di tengah lautan maskulinitas yang menguar di dalam stadion.

Terbukti selama hampir sebulan Piala Dunia bergulir, foto-foto fans cantik terus tersebar di jagat dunia maya. Tetapi sepertinya kebahagiaan para pria harus berakhir lebih cepat, FIFA berencana melarang aktivitas tersebut.

Advertisement

Tak akan ada lagi wajah wanita cantik yang memenuhi tiga perempat layar televisi. FIFA memang kejam pada pria-pria yang bosan melihat sesama jenisnya.

Berbicara sebelum laga semifinal Inggris vs Kroasia beberapa waktu lalu, kepala keanekaragaman FIFA Federico Addiechi menyebut sikap itu tak bisa diterima.

Addiechi menegaskan bahwa dia akan berusaha menerapkan aturan baru yang melarang pihak penyiar melakukan hal tersebut. Baginya aksi tersebut salah dan tidak menghargai derajat wanita.

"FIFA akan mengambil langkah melawan perbuatan yang salah. Kami sudah melakukan pembatasan pada penyiar individu, kami juga sudah melakukannya pada layanan siaran kami sendiri," kata Addiechi dikutip dari news.

2 dari 2 halaman

Segera Diterapkan

Suporter timnas Inggris terlihat kecewa setelah Kroasia mencetak gol pada babak semifinal Piala Dunia 2018 saat menonton siaran langsung di Flat Iron Square, London, Rabu (11/7). Langkah Inggris di Piala Dunia 2018 terhenti oleh Kroasia. (AP/Luca Bruno)

Lebih lanjut, meski kebijakan ini mungkin tak bisa terwujud di Piala Dunia kali ini, Addiechi menjamin peraturan ini tak bisa ditahan terus-menerus. Baginya suatu saat nanti peraturan ini pasti akan diterapkan, entah berapa tahun lagi.

"Ini jelas merupakan satu hal yang akan kami perbuat di masa depan, ini evolusi yang wajar," tutupnya.

Sebelum Piala Dunia 2018 dimulai di Rusia, salah satu isu yang ditakuti akan berkembang pesat adalah homofobia dan tindakan rasial, tetapi sepertinya aksi seksisme terbukti jadi masalah yang paling krusial.

 

Sumber: Bola.net

Berita Terkait