Bobotoh Persib Diharap Berlaku Santun ke Aremania

oleh Muhammad Ginanjar diperbarui 11 Sep 2018, 07:15 WIB
Bobotoh Persib menyalakan flare usai laga melawan Arema FC pada laga persahabatan di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (18/3/2018). Persib menang 2-1 atas Arema FC. (Bola.com/Asprilla Dwi Adha)

Bola.com, Bandung - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku legowo dengan keinginan pihak kepolisian Kota Bandung untuk memajukan jadwal kick-off melawan Arema FC di laga pekan ke-21 Gojek Liga 1 bersama Bukapalak yang ditayangkan Indosiar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Semula akan digelar pada pukul 18.30 WIB, namun pihak kepolisian dalam hal ini Polrestabes Bandung merekomendasikan agar big match tersebut dimajukan menjadi pukul 16.00 WIB.

Advertisement

"Demi kebaikan dan keamanan, kami harus saling dukung. Tadinya kami akan bermain malam, tapi demi keamanan, kami tidak bisa memaksakan. Karena kalau memaksakan, nanti siapa yang bertanggung jawab?" ujar Umuh dalam pertemuan yang digagas Kapolrestabes Bandung bersama bobotoh di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa Kota Bandung, Senin (10/9/2018).

Umuh pun meminta kepada seluruh bobotoh yang akan hadir di laga tersebut untuk tetap membuat suasana lebih kondusif.

Jangan sampai kejadian yang dialami Persib saat bertandang ke markas Arema FC di putaran pertama lalu dijadikan sebuah ajang balas dendam.

"Semua bobotoh harus tertib, saling menghormati semua tamu. Tunjukkan bobotoh suporter terbaik. Selasa mudah-mudahan tidak ada yang terpancing, agar pertandingan antarkedua tim jadi suguhan laga yang enak ditonton," ucap Umuh.

Tak hanya kepada bobotoh, pria yang akrab disapa Pak Haji ini berkeinginan agar Arema FC juga santun saat tiba di Bandung. Diharapkan tidak melakukan provokasi agar terhindar dari tindakan anarkis yang akan dilakukan bobotoh.

"Mudah-mudahan pemain Arema FC juga santun. Jangan provokasi, karena nanti bisa tidak tertahan. Akan rugi juga bagi semua," tegasnya.