Bos Repsol Honda Kagum dengan Keberanian Marc Marquez di MotoGP Aragon

oleh Liputan6.com diperbarui 26 Sep 2018, 19:40 WIB
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (AFP/Tiziana Fabi)

Jakarta - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig mengaku salut pada kenekatan pebalapnya, Marc Marquez, yang mendadak memakai ban belakang lunak dalam menjalani MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu.

Kenekatan ini pun berbuah manis bagi pembalap asal Spanyol tersebut. Marc Marquez mampu merebut kemenangannya yang keenam musim ini di MotoGP 2018.

Advertisement

Marquez, yang keluar dari pit untuk menjalani sighting lap di atas ban belakang keras, secara mengejutkan menggantinya dengan komponen lunak hanya beberapa saat sebelum start. Terlebih lagi, Marquez tak pernah memakai ban ini selama sesi latihan dalam jarak balap.

Strategi ini dipilih Marquez usai ia mengalami kecelakaan pada sesi pemanasan MotoGP Aragon, Minggu (23/9/2018) pagi, di mana ia memakai ban keras. Usai diskusi panjang dengan timnya, Marquez pun yakin ban lunak akan menjadi solusi untuk mematahkan dominasi Ducati selama tiga seri sebelumnya.

Demi menghemat ban, Marquez pun harus sabar menunggu waktu yang tepat untuk menyerang Andrea Dovizioso di pertengahan balap. Saat ia mulai 'beraksi', ternyata rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone ikut bertarung sengit dengan mereka.

Puig pun yakin pertarungan macam ini tak membuat langkah Marquez menuju gelar ketujuh kian rumit. Puig menyanjung kerja keras rider berjulukan The Baby Alien ini selama MotoGP Aragon.

"Dalam balapan, rider hanya memikirkan balapan dan Marc tak berkendara untuk melihat apa yang terjadi. Ia hanya ingin menang, dan itu yang dipikirkan rider dengan level setinggi dia. Ia melancarkan strategi yang agak berisiko, yakni pakai ban belakang lunak. Tapi ia sudah memperhitungkannya dan inilah hari yang tepat untuk melakukannya dan ia berhasil," ujar Puig kepada AS.

2 dari 2 halaman

Strategi Penuh Perhitungan

Gaya pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (Twitter/Repsol Honda)

Puig sendiri mengaku cukup kaget atas strategi berisiko Marquez ini, namun tetap menaruh rasa percaya yang cukup besar padanya, apalagi rider berusia 25 tahun tersebut dikelilingi oleh kru yang sangat berkompeten. "Tentu saya terkejut atas keberaniannya, tapi ia seorang juara dunia. Ia rider yang hebat, dan Aragon adalah sirkuit yang ia kenal dengan baik," tuturnya.

"Marc turun lintasan dengan ide yang cemerlang dan ia tahu bagaimana cara memainkan kartunya. Saya juga yakin tim kami bekerja dengan sangat baik, karena mereka punya intuisi yang baik dan membaca jalannya pekan balap dengan sangat teliti. Kami harus berpuas diri atas hasil ini," pungkas Puig.

Atas kemenangan ini, Marquez kian kokoh di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 246 poin, unggul 72 poin atas Dovizioso di peringkat kedua. Ia akan kembali turun lintasan di Sirkuit Buriram, Thailand pada 5-7 Oktober mendatang.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait