Profil Timnas Laos di Piala AFF 2018: Menanti Ledakan Si Anak Bawang

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 02 Nov 2018, 10:15 WIB
Piala AFF 2018 Timnas Laos (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Dua tahun lalu Timnas Laos merasakan kegetiran saat kali pertama gagal lolos ke Piala AFF. Tetapi, pengalaman pahit tak membuat Laos terpuruk. Tim berjuluk Thim Xad itu mampu bangkit dan siap menghadirkan kejutan pada Piala AFF 2018, yang akan bergulir pada 8 November. 

Advertisement

Filosofi bola itu bundar masih bertahan kukuh di kancah sepak bola. Apa pun bisa terjadi di lapangan. Faktor itulah yang membuat sepak bola terjaga magisnya. Siapa saja boleh bermimpi tinggi, tak terkecuali Laos. 

Hitung-hitungan matematika dan rekam sejarah Piala AFF tak berpihak pada Laos. Namun, Laos tetap menyimpan asa pada persaingan di Grup A bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Myanmar. 

Menilik para pesaing, Laos diyakini akan jadi anak bawang di Grup A. Apalagi mereka baru saja bangkit setelah mengalami tragedi gagal lolos dua tahun silam. Alih-alih dijagokan lolos, Laos bahkan diprediksi sulit mendulang kemenangan. 

Statistik juga menempatkan Laos pada posisi tak menguntungkan. Sepert dilansir Foxsport, Kamis (1/11/2018), meski berpartisipasi dalam 10 Piala AFF secara beruntun sejak 1996 hingga 2014, Loos tak pernah lolos dari fase grup. Bahkan, mereka kerap jadi bulan-bulanan tim lawan. 

Penampilan terburuk Laos tersaji pada 2007. Saat itu mereka kebobolan 23 gol hanya dalam tiga pertandingan. Selain kalah 0-11 dari Singapura, Laos juga diberondong sembilan gol tanpa balas oleh Vietnam. 

Di atas kertas, Vietnam, Myanmar dan Malaysia merupakan tiga tim terkuat di grup ini. Harapan terbaik Laos untuk memetik kemenangan muncul saat bertandang ke markas Kamboja di Olympic Stadium Phonm Penh pada 20 November. 

Bahkan, saat bermain di kandang, Laos diprediksi sulit menang. Apalagi lawan yang akan mereka jamu adalah Vietnam dan Myanmar. Keduanya merupakan tim terkuat di Grup A. 

Benarkah Laos tak punya harapan melenggang dari Grup A? 

Secara realistis, kans Laos menembus semifinal memang tipis. Namun, dengan dengan taktik yang tepat dan mental bermain yang kuat, Laos setidaknya bisa membuktikan bukan hanya anak bawang di Grup A Piala AFF 2018. Mereka juga punya potensi menyulitkan tim-tim kuat, bahkan mungkin bisa mencuri poin. 

 

2 dari 4 halaman

Modal Pelatih Bermental Baja

Pelatih Timnas Laos, Varadaraju Sundramoorthy. (FAS)

Modal berharga yang dimiliki Laos untuk bersaing secara kompetitif di Piala AFF 2018 adalah sosok sang pelatih, Varadaraju Sundramoorthy.  Pelatih yang pernah menangani Timnas Singapura itu dikenal punya mental baja. Dia tak akan pernah membiarkan timnya bermain ala kadarnya dan menjadi lumbung gol pemain lain. 

Saat mengumumkan penujukan Sundramoorthy, direktur teknik Federasi Sepakbola Laos (LFF), mengungkapkan nilai plus dari kompatriotnya itu. Wong dan Sundramoorthy sama-sama berkebangsaan Singapura. Wong menilai Sundramoorthy sebagai pelatih bagus yang punya pengalaman di kancah internasional. Sang pelatih juga diyakini akan menghadirkan stabilitas dan membawa kemajuan bagi Laos. 

"Sudram mengenal dengan baik lawan-lawan di Asia Tenggara. Dia akan melahirkan generasi selanjutnya bagi Laos yang mampu mengemban tugas nasional. 

Sementara itu, Sundramoorthy punya hitungan realistis tanpa harus bersikap pesimistis. Sang pelatih bahkan berjanji menjadi lawan tangguh bagi tim mana pun. 

"Ini tim sulit. Tapi, saya meyakini apa pun bisa terjadi dalam sepak bola. Kami punya banyak pemain berbakat. Kami juga akan menggabungkan berbagai kemampuan individu sehingga bisa menjadi sumber kekuatan tim," ujar Sundramoorty. 

 

3 dari 4 halaman

3 Pemain Andalan

Varadaraju Sundramoorthy tak akan berjuang sendirian. Dia memiliki barisan pemain yang menerbitkan harapan, seperti Khonesavanh Sihavong, Phoutthasay Khochalern, dan Soukchinda Natphasouk. 

Khonesavanh Sihavong merupakan salah satu pemain paling berpengalaman di Timnas Laos, yang pernah menjebol gawang Malaysia pada Piala AFF 2012. Gelandang Laos tersebut berkembang menjadi pemain berpengaruh, serta sekarang menjadi sosok pemain di lapangan sekaligus ruang ganti tim. 

Phoutthasay Khochalern juga pernah mencicipi atmosfer Piala AFF, tepatnya pada 2014, saat masih berusia 18 tahun. Dia dikenal sebagai pemain yang penuh energi dan dinilai akan menjadi andalan Laos saat pertarungan di lini tengah dengan tim lawan. 

Sementara itu, Soukchinda Natphasouk belum lama memulai karier internasionalnya. Namun, dia telah membuktikan bukan sosok pemain yang mudah terintimidasi di turnamen besar. Gaya bermainnya yang susah ditebak berpotensi menyulitkan bagi bek-bek lawan. 

 

4 dari 4 halaman

Data Tim dan Susunan Pemain Sementara

Data tim

Julukan: Thim Xad

Pelatih: Varadaraju Sundramoorthy

Caps Terbanyak: Visay Phaphouvanin (51)

Top Scorer: Visay Phaphouvanin (18)

Ranking FIFA: 181 

 

Jadwal Pertandingan di Piala AFF 2018 

8 November : Laos Vs Vietnam (kandang)

12 November: Malaysia Vs Laos (tandang)

16 November: Laos Vs Myanmar (kandang)

20 November: Kamboja Vs Laos (tandang)

 

Daftar Pemain 

Kiper: 

- Paseuth Saymanolinh (Lao Toyota)

- Outthilath Nammakhoth (Hoang Anh Attapeu)

- Viengakhom Vilavong

Belakang 

- Xayasith Singsavang (Lao Police Club)

- Piyaphong Pathammavong (Lao Toyota)

- Thothilath Sibounhuang (Thailand Samut Prakan)

- Khounsombath Phommaxay (Lao Police Toyota)

- Kiengthavysak Xayxanapanya

- Aphixay Thankhanty

- Xouxana Sihalath (Lao Toyota)

- Chansamone Phommalivong (Young Elephant)

Tengah 

- Tiny Bounmalay (Lao Police Club)

- Phathana Phommathep (Lanexang United)

- Phoutthasay Khochalern (Lanexang United)

- Sengvilay Chanthasili (Lao Toyota)

- Khonesavanh Sihavong (Lao Police Club)

- Chanthaphone Waenvongsoth (Lao Police Club)

- Phouthone Innalay 

- Bounphachan Bounkong

- Phithack Kongmathilath (Lane Xang United)

- Lathasay Lounlasy

Depan 

- Soukchinda Natphasouk (Lao Police Club)

- Somxay Keohanam (Young Elephant) 

 

Berita Terkait