Prediksi Persib Vs Perseru: Momen Pembuktian

oleh Erwin SnazGatot SusetyoMuhammad Ginanjar diperbarui 23 Nov 2018, 06:45 WIB
Apakah Persib akan tergelincir lagi melawan tim papan bawah, Perseru? (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Gianyar - Kekalahan beruntun dalam dua pertandingan terakhir melawan tim papan tengah dan bawah bukan hasil bagus buat tim sekelas Persib Bandung. Apalagi, sejatinya tim Maung Bandung dalam perburuan gelar juara Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

Advertisement

Belum lagi, rumor pengaturan skor di internal Persib sempat mencuat, membuat kondisi ruang ganti menjadi kurang kondusif. Di atas kertas, Persib masih berpeluang jadi juara musim ini. Namun, berbagai persoalan itu membuat perburuan gelar seolah semakin jauh.

Pada Jumat (23/11/2018) ini, Persib akan kembali menjamu tim papan bawah lainnya, Perseru Serui. Laga pekan ke-32 ini dimainkan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, mulai jam 18.30 WIB.

Jika ingin bangkit dan menyapu bersih kemenangan pada tiga laga tersisa musim ini, inilah saatnya bagi Persib. Toh, manajemen, tim pelatih serta pemain sudah menuntaskan isu tak sedap pengaturan skor tersebut pada Rabu (21/11/2018). 

Pemain yang sempat diduga terlibat dan diistirahatkan pelatih Mario Gomez, sudah ikut diboyong ke Gianyar untuk pertandingan ini. Hal itu berarti, Persib wajib bangkit dan membuktikan segala persoalan yang ada tak memengaruhi penampilan di lapangan.

Pada laga ini, Persib bermain tanpa Ezechiel N'Douassel dan Oh In-kyun. "Kami memang kehilangan beberapa pemain, tapi kami punya pemain lain. Kami akan menurunkan Patrich (Wanggai), Atep, Ghozali (Siregar), dan Supardi. Kami juga punya pemain di lini depan, tapi yang paling penting adalah mencari kemenangan karena kami membutuhkan poin untuk menyelesaikan kompetisi dan berada di atas," ujar pelatih Persib, Mario Gomez.

Gomez berharap pertandingan nanti lebih baik dari dua laga sebelumnya agar Persib tetap memiliki peluang untuk menjuarai Liga 1, walau dirasakan cukup berat.

"Tidak ada lagi permainan buruk seperti dua pertandingan lalu. Kami selalu kalah dan mendapatkan kartu kuning, tapi tidak apa, kami adalah tim, yang penting pertandingan nanti pemain kami berusaha untuk menang," imbuh pelatih asal Argentina ini.

2 dari 3 halaman

Mencuri Poin

Di kubu tim tamu, Perseru berambisi mencuri angka milik Persib guna mentas dari zona degradasi.

"Kami harus dapat poin dari tiga sisa pertandingan musim ini. Paling realistis, kami membawa pulang satu poin dari Bali. Tapi, jika ada peluang menang, kami tak akan sia-siakan. Peluang harus kami usahakan, tak boleh mengandalkan kelengahan Persib semata," tutur Wanderley Junior, pelatih Peseru.

Optimisme pelatih asal Brasil bisa meraup poin dari Persib, karena dia menilai grafik permainan anak asuhnya cenderung meningkat.

"Kami bisa menang dengan skor cukup besar dari Borneo FC di kandang. Ini jadi modal psikis bagi pemain jadi yakin bisa menandingi Persib," ujarnya.

Wanderley juga sangat mewaspadai kebangkitan psikologis pemain Maung Bandung pasca isu suap yang melanda tim ini.

"Persib punya banyak pemain bagus dan pengalaman. Saya kira tekanan psikologis apa pun bisa mereka atasi. Pemain harus sabar meladeni permainan cepat yang mungkin diterapkan tuan rumah," katanya.

Pada lawatan ini, Laskar Cenderawasih Jingga masih tak diperkuat kapten tim sekaligus bomber andalan, Silvio Escobar, yang menjalani larangan empat kali main.

"Tanpa Escobar, kami masih bisa cetak gol. Saya malah bersyukur Yamashita bisa main lagi. Jadi, lini belakang kami makin kuat. Kali ini bek kami harus kerja keras untuk menahan gempuran penyerang Persib yang tajam," kata Wanderley.

3 dari 3 halaman

Prakiraan Susunan Pemain

Persib Bandung (4-4-2): M. Natshir (kiper); Tony Sucipto, Victor Igbonefo, Bojan Malisic, Ardi Idrus (belakang); Ghozali Siregar, Hariono, Eka Ramdani, Supardi Nasir (tengah); Patrich Wanggai, Atep (depan)

Pelatih: Mario Gomez

Perseru Serui (4-3-3): Hendra Mole; Kelvin Mopi, Habel Boas, Donny Harold, Kunihiro Yamashita (belakang); Osmar Dos Santos, Gusti Rustiawab, Sidik Maimima (tengah); Alberto Antonio De Paula, Ronaldo Meisido, Yohanis Nabar (depan)

Pelatih: Wanderley Junior