Pemain PSMS Bakal Diguyur Bonus Setengah Miliar Jika Keluar dari Zona Degradasi

oleh Aditya Wany diperbarui 30 Nov 2018, 18:45 WIB
Gelandang PSMS Medan, Frets Butuan, menggiring bola saat melawan Sriwijaya FC pada perebutan tempat ketiga Piala Presiden di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). PSMS kalah 0-4 dari Sriwijaya FC. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Surabaya - PSMS Medan masih betah berada di zona degradasi di klasemen sementara Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Klub asuhan Peter Butler itu menghuni dasar klasemen dengan raihan 34 poin dari 31 pertandingan. 

Dibanding klub lain yang memiliki dua laga tersisa, PSMS memang memilih pertandingan lebih banyak. Pasalnya, klub berjulukan Ayam Kinantan itu masih memiliki satu laga tunda kontra PS Tira dan masih berpeluang untuk keluar dari jerat degradasi. 

Advertisement

Makanya, manajemen PSMS meminta kepada para pemainnya untuk berjuang membawa tim dari zona merah. Sebagai pemantik semangat, manajemen klub akan memberikan bonus khusus kepada Legimin Raharjo dkk. 

“Kami dari manajemen sudah menyiapkan rencana. Ketika PSMS keluar dari zona degradasi, kami akan memberi bonus. Angkanya mencapai setengah milyar (Rp 500 juta),” kata Bobby Septia, media officer PSMS, kepada awak media, Jumat (28/11/2018). 

Secara matematis, PSMS tidak hanya berpeluang keluar dari zona degradasi. Dengan raihan poin maksimal 43 angka, klub yang berdiri pada 1950 itu bahkan bisa juga menggeser Persela Lamongan yang kini menghuni peringkat ke-13 dengan 42 poin. 

Syaratnya, tentu saja PSMS harus berjuang maksimal menyapu bersih tiga kemenangan. Di sisi lain, mereka juga harus berharap klub pesaing di papan bawah tergelincir dan bisa menggantikan posisi mereka di zona degradasi. 

Kini, mereka harus membuktikan dulu tekad untuk bangkit dengan mengalahkan Persebaya di Stadion Teladan, Sabtu (1/12/2018). Namun, ambisi mengalahkan Persebaya juga tidak mudah mengingat klub ini sedang dalam performa impresif dengan empat kemenangan beruntun di empat laga terakhir.

Berita Terkait