Jawaban Hamka Hamzah perihal Masa Depan di Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 05 Des 2018, 12:15 WIB
Kapten Arema FC, Hamka Hamzah. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak menyisakan satu pertandingan lagi. Bursa transfer pemain pun segera dimulai. Saat kompetisi berakhir, biasanya hampir bersamaan dengan selesainya kontrak pemain. Di tim Arema, misalnya, ada beberapa pemain senior yang akan habis kontraknya.

Advertisement

Satu di antaranya kapten tim, Hamka Hamzah. Bek asal Makassar tersebut hanya dikontrak Arema dengan durasi setengah musim.

Ketika dikonfirmasi, Hamka mengaku ingin bertahan di Arema karena tim ini sudah dianggap seperti keluarga. Tetapi, Hamka memang sosok yang tidak bisa ditebak.

Perihal masa depan dia masih memiliki sebuah hal yang tidak bisa dikendalikannya. "Garis tangan siapa yang tahu. Artinya masih ada takdir," kata Hamka.

Untuk urusan pembicaraan masa depan dengan manajemen Arema, Hamka mengaku bakal jadi yang paling akhir karena dia punya prinsip sebagai pemain senior sekaligus kapten tim.

"Namanya kapten itu kalau bertanding di lapangan jadi yang paling depan. Tapi, urusan masa depan saya terakhir saja," ujarnya.

Kemungkinan Hamka untuk bertahan di Arema memang cukup besar. Apalagi manajemen tim berjulukan Singo Edan ini sudah menegaskan akan mempertahankan mayoritas skuat musim ini.

Namun, Hamka juga punya standar untuk sebuah klub yang dianggapnya ideal dan profesional. "Kalau kriteria klub yang saya mau, tentu punya ambisi juara dan profesional secara finansial," jelas pemain 34 tahun tersebut.

Arema kabarnya pada musim depan bisa memenuhi ambisi tersebut. Musim ini, Singo Edan sempat terseok-seok lantaran melakukan banyak perubahan komposisi pemain.

Tujuannya untuk peremajaan skuat. Tetapi, setelah mendatangkan trio eks Sriwijaya FC, yakni Hamka Hamzah, Makan Konate dan Alfin Tuasalamony, performa mereka mulai naik.

Itulah mengapa manajemen Arema akan mempertahankan kerangka tim dan hanya melakukan penambahan 4-5 pemain yang sudah matang sehingga Singo Edan bisa kembali ke papan atas dan bersaing di jalur juara musim depan.