Laporan dari Jerman: Menakar Masa Depan Bayern Munchen Tanpa Robben dan Ribery

oleh Rizki Hidayat diperbarui 24 Feb 2019, 20:50 WIB
Gelandang Bayern Munchen, Franck Ribery dan Arjen Robben, merayakan gol ke gawang Sevilla pada laga leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa (3/4/2018). (AFP/JORGE GUERRERO)

Laporan Asad Syamsul Arifin Jurnalis Bola.net dari Munchen

Arjen Robben dan Franck Ribery diambang keluar dari Bayern Munchen pada bursa transfer musim panas tahun ini. Lantas, bagaimana masa depan Die Bayern tanpa kehadiran dua pemain seniornya itu?

Advertisement

Robben sudah memutuskan untuk tidak akan bertahan di The Bavarians pada musim depan. Winger asal Belanda itu sepakat untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Bayern Munchen yang berakhir pada 30 Juni 2019.

Kasus berbeda dialami Ribery. Kontrak pemain asal Prancis itu bersama Bayern juga akan usai pada 30 Juni 2019. Namun, sampai saat ini belum ada kesepakatan kontrak baru dengan Die Roten.

Pemain bintang memang hilir mudik dalam sedekade ini di Bayern Munchen. Akan tetapi, ada dua sosok yang posisinya tidak tersentuh. Dua pemain itu adalah Robben dan Ribery. Robben adalah roh serangan Bayern di sisi kiri, sedangkan Ribery adalah tumpuan di sisi kanan serangan Bayern.

Sejak bergabung pada 2007 dari Marseille, Franck Ribery selalu menjadi pilihan utama Bayern. Hanya cedera yang akan membuat pemain Boulogne-sur-Mer itu kehilangan posisinya di skuat inti Die Bayern. Usia Ribery saat ini sudah 35 tahun, tetapi masih menjadi andalan bagi Bayern.

Hingga pekan ke-22 Bundesliga musim 2018/19, Ribery sudah memainkan 16 laga untuk Bayern. Ribery mampu mencetak empat gol di Bundesliga. The Scarface juga sudah mencetak satu gol untuk Bayern di babak penyisihan grup Liga Champions. Artinya, peraih delapan gelar juara Bundesliga masih pemain yang vital di klubnya.

Seperti Ribery, Robben juga pemain yang penting. The Man Of Glass sudah memberi tujuh gelar Bundesliga untuk Bayern Munchen. Namun, tidak seperti Ribery, menit bermain yang didapatkan oleh Robben pada musim 2018/19 ini berkurang cukup drastis. Ribery baru memainkan sembilan laga dengan kontribusi tiga gol hingga pekan ke-22 Bundesliga.

2 dari 2 halaman

Komentar Legenda Bayern Munchen

Bolanet berjumpa Lothar Matthaus dalam rangkaian agenda Bundesliga Media Visit 2019. Matthaus adalah sosok yang penting di Bayern. Dia adalah legenda hidup bagi Die Rotten. Dan, Matthaus pun angkat bicara soal masa depan mantan klubnya tersebut.

Matthaus mengakui jika Robben dan Ribery adalah pemain yang penting. Tidak ada yang bisa menampik hal tersebut. "Mereka sudah memberikan bukti apa yang bisa mereka lakukan. Sudah ada banyak gelar yang dia berikan untuk Bayern dan itu adalah bukti nyata," ucap Matthaus.

Namun, Matthaus meyakini bahwa Bayern tidak akan mengalami kiamat jika Robben dan Ribery sudah tidak lagi berada di klub. Sebab, Bayern tetaplah klub yang besar dan punya fondasi yang kuat. "Saya yakin Bayern bisa tetap tangguh tanpa kedua pemain tersebut musim depan," imbuh Matthaus.

Peraih gelar juara Piala Dunia 1990 itu melihat Bayern sudah siap jika harus ditinggal oleh Robben dan Ribery. Matthaus menandaskan keyakinan itu dari duel leg pertama Bayern Munchen lawan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions 2018/19 di Anfield beberapa waktu yang lalu.

"Lihat saja di pertandingan itu. Bayern bermain dengan bagus dan tidak ada Robben serta Ribery di sana. Tapi, mereka masih berbahaya. Ada Serge Gnarby di kanan dan Kingsley Coman di sisi kiri. Mereka bisa bermain dengan bagus sekali untuk Bayern," papar Matthaus.

Bayern membeli Gnarby pada tahun 2017 dari Werder Bremen dengan harga 10 juta euro. Pemain yang membawa Jerman juara di Euro U-21 2017 itu kemudian harus lebih dulu 'sekolah' di Werder Bremen. Gnarby baru bergabung dengan Bayern pada musim 2018/19 dan hasilnya sejauh ini cukup memuaskan.

Gnarby menjadi pilihan utama di sisi kanan serangan Bayern. Dia mengisi peran yang biasanya diisi oleh Robben. Hingga pekan ke-22 Bundesliga 2018/18, Gnarby mampu mencetak lima gol dan dua assist. Jumlahnya memang belum seberapa jika dibanding Robben dan Ribery, tapi Matthaus menilai ini baru awal dari era baru Bayern bersama Gnarby.

Sama seperti Gnarby, Matthaus menilai Coman bisa meneruskan jejak Ribery di sisi kanan serangan Bayern. Coman dibeli oleh Bayern pada tahun 2017, setelah lebih dulu dipinjam. Coman secara kualitas teknik tidak diragukan lagi. Tapi, pemain asal Prancis punya masalah yang cukup krusial yakni cedera.

"Selain itu, Bayern juga punya tim yang bagus dengan pelatih Niko Kovac. Dia pelatih yang bagus dan dia akan membawa Bayern menjadi lebih baik lagi," tandas Matthaus.

Sumber: Bola.net

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini