PSCS Tagih PSSI Hadiah Uang Jadi Runner-up Liga 3 2018

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 22 Mar 2019, 14:15 WIB
Ketua Umum PSCS, Bambang Tujiatno (tengah) dan pemain saat menjadi runner-up Liga 3 musim 2018. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Cilacap - Selain Persik Kediri, nasib sama dialami PSCS Cilacap perihal uang hadiah dari PSSI yang tak kunjung cair. Tim berjulukan Laskar Nusakambangan ini menjadi runner-up Liga 3 musim 2018, dan berhak mendapatkan hadiah dari PSSI selain trofi.

PSCS Cilacap finis di peringkat kedua kompetisi kasta ketiga musim lalu, setelah mengakui keunggulan Persik Kediri. Dalam dua leg partai final, PSCS kalah 1-3 di markas Persik Kediri, dan hanya sanggup menang 1-0 di kandang sendiri. PSCS kalah agregat 2-3 dari Persik.

Advertisement

Menyandang gelar runner-up, PSCS seharusnya mendapat hadiah dari PSSI yakni trofi dan uang Rp150 juta. Hanya, hingga saat ini uang tersebut tak kunjung diterima klub PSCS. Padahal, pertandingan final leg kedua digelar pada 30 Desember 2018, atau sudah hampir tiga bulan lamannya.

Ketua Umum PSCS, Bambang Tujiatno, berharap PSSI segera menempati janjinya. Sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia, PSSI seharusnya menepati komitmen dalam menggelar kompetisi termasuk penghargaan untuk tim-tim peserta.

"Belum turun juga hadiah runner-up Liga 3 yang kami raih. Sempat ada kabar akan cair sebelum digulirkannya Piala Presiden. Tapi, ini sudah memasuki babak 8 besar, ya masih saja lewat. Kami sangat berharap PSSI menepati janjinya," ujar Bambang, Jumat (22/3/2019).

Tak hanya di level kompetisi Liga, pihaknya juga mengaku jika turnamen Piala Indonesia 2018 juga masih menunggak match fee. PSCS mampu melaju hingga babak 64 besar sebelum akhirnya disingkirkan Persib Bandung.

"Di Piala Indonesia juga demikian, setiap tim peserta mendapatkan match fee sesuai komitmen awal. Bahwa Rp 100 juta di bagi dua tim setiap pertandingan, yakni 40 juta untuk tuan rumah dan 60 juta untuk tim tamu. Kemudian ada kenaikan pada laga kedua, tapi juga belum cair sampai sekarang. PSCS Cilacap belum menerimanya," ungkap Bambang.