5 Pemain Berbanderol Mahal di Bursa Musim Panas yang Gagal Bersinar

oleh Ario Yosia diperbarui 26 Mar 2019, 11:30 WIB
Thibaut Courtois mendapatkan teror tak mengenakkan di derby Atletico Madrid vs Real Madrid (GABRIEL BOUYS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Bursa transfer musim panas tahun 2018 kemarin menyajikan beberapa transfer besar. Salah satunya adalah Cristiano Ronaldo.

Ronaldo memutuskan meninggalkan Real Madrid dan mencoba tantangan baru di Serie A bersama Juventus. Pemain Portugal itu ditebus dengan biaya yang mencapai 100 juta euro.

Advertisement

Ronaldo pun mampu memberikan dampak yang besar untuk klub barunya. Bintang berusia 34 tahun itu sudah mencetak 24 gol dan 12 assist dari 36 pertandingan untuk Bianconeri di semua kompetisi.

Setiap pemain yang direkrut dengan biaya yang besar diharapkan bisa membuat dampak yang signifikan di klub barunya dalam waktu dekat. Namun, tidak semuanya bisa melakukannya.

Ada banyak faktor yang membuat pemain baru belum bisa nyetel dengan klub barunya meski sudah ditebus dengan biaya mahal. Salah satunya adalah proses adaptasi.

Berikut ini lima rekrutan mahal di musim panas yang belum memenuhi harapan meski musim sudah mendekati akhir seperti dilansir Fox Sports Asia.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

2 dari 6 halaman

Radja Nainggolan

Radja Nainggolan (kanan) (Matteo Bazzi/ANSA via AP)

Radja Nainggolan masuk dalam Tim Terbaik Serie A selama empat musim bersama AS Roma. Inter aslinya membayar pemain Belgia itu sebesar 24 juta euro tetapi mereka juga melepas Davide Santon dan Nicolo Zaniolo ke Roma dan para pemain tersebut dihargai 14 juta euro.

Nainggolan kesulitan dengan cedera dan melewatkan pertandingan melawan Barcelona, ​​Juventus dan Lazio. Selain itu, ia harus ditarik keluar sebelum istirahat saat melawan AC Milan dan Spurs karena cedera.

Dan ketika pemain berusia 30 tahun itu berhasil bermain selama 90 menit penuh, ia gagal tampil mengesankan dan hanya mencetak empat gol dan tiga assist dalam 23 pertandingan di semua kompetisi. Tak hanya itu, Inter pernah menskorsnya karena tindakan disipliner pada bulan Desember.

Inter mengorbankan Nicolo Zaniolo, seorang gelandang menjanjikan yang mencetak 13 gol dalam 26 pertandingan untuk skuat U-19 dan memenangkan gelar di klub untuk merekrut Nainggolan. Inter memang punya sejarah menjual pemain-pemain muda yang menjanjikan sebelum mereka menyadari potensinya dan beberapa contoh terbaiknya adalah Andrea Pirlo dan Philippe Coutinho. Sejauh ini, mereka mungkin mengulangi kesalahanya lagi dengan Zaniolo.

Zaniolo sudah menembus tim utama Roma dan mencetak lima gol dalam 28 penampilan musim ini. Satu gol dan lima pertandingan lebih banyak dari yang dijalani Nainggolan untuk Inter musim ini.

3 dari 6 halaman

Malcom

Malcom (AP/Manu Fernandez)

Malcom hampir bergabung dengan AS Roma sebelum Barcelona masuk dan merekrut sang pemain dengan biaya 41 juta euro. Entah mengapa Barcelona membutuhkan pemain sayap lain ketika mereka sudah punya Ousmane Dembele di tim asuhan Ernesto Valverde.

Pemain Brasil itu sudah bermain dalam 15 pertandingan untuk Barcelona musim ini, tetapi hanya menjadi starter dalam enam pertandingan dengan lima di antaranya pada ajang Copa del Rey. Meski waktu bermainnya terbatas, Malcom bisa mencetak tiga dengan masing-masing melawan Inter Milan dan Real Madrid saat imbang 1-1.

Namun, sejak mencetak gol penyeimbang melawan Real Madrid pada 6 Februari, ia baru bermain selama lima menit untuk klub.

Pemain berusia 22 tahun itu mendapat tawaran untuk meninggalkan klub pada bulan Januari tetapi ia masih ingin memperjuangkan tempatnya. Namun, Malcom sepertinya tidak mungkin akan mendapat banyak waktu bermain di bawah Valverde dan ia berpeluang meninggalkan klub pada musim panas.

4 dari 6 halaman

Fred

Fred (AFP/Oli Scarff)

Sejak kepergian Sir Alex Ferguson, Manchester United sudah mendatangkan sejumlah gelandang tengah dan bahkan memecahkan rekor transfer dunia untuk mengontrak Paul Pogba. Gelandang mahal terbaru mereka adalah Fred yang ditebus dari Shakhtar Donetsk dan ia adalah satu-satunya pembelian besar United pada musim panas itu.

Manchester United membajak Fred dari Manchester City dan dia diharapkan bisa mendongkrak lini tengah. Sebaliknya, ia sekarang hanya berada di bangku cadangan karena Ole Gunnar Solskjaer lebih suka menurunkan Paul Pogba, Nemanja Matic dan Ander Herrera di lini tengah.

Pemain asal Brasil itu hanya tampil dalam 19 pertandingan untuk United sejauh ini dan hanya menjadi sterter sebanyak 14 kali. Dia hanya mencetak satu gol dan assist selama berada di Manchester United sejauh ini.

Fred tampil mengesankan saat United menang 3-1 melawan PSG tetapi ia kemudian tampil buruk melawan Arsenal sehingga mereka kalah 2-0. Hal itu membuat Solskjaer meninggalkannya di bangku cadangan saat mereka kalah 2-1 dari Wolves di Piala FA.

Musim panas yang besar sedang menanti Manchester United. Jadi, Fred hanya punya sedikit waktu untuk menyelamatkan kariernya di Man Utd.

5 dari 6 halaman

Thibaut Courtois

Thibaut Courtois (AFP/Curto de la Torre)

Setelah tampil mengesankan untuk Belgia di Piala Dunia, Thibaut Courtois pindah ke Real Madrid dengan harga 35 juta pounds dan Real Madrid berhasil mengontraknya dengan biaya yang relatif murah karena ia memasuki tahun terakhir di kontraknya.

Courtois didatangkan untuk menggantikan Keylor Navas yang merupakan pemain favorit penggemar. Namun, musim pertama kiper Belgia itu tidak berlangsung bagus. Ia sudah kebobolan 30 gol dalam 24 pertandingan di La Liga termasuk lima gol pada debutnya di El Clasico. Alhasil, ia mendapatkan banyak kritik karena penampilannya.

Nasib Courtois semakin buruk setelah Zinedine Zidane kembali ke klub dan mengembalikan Keylor Navas ke bawah mistar. Bahkan di panggung internasional, Courtois juga mengecewakan karena ia melakukan kesalahan yang memalukan dalam pertandingan melawan Rusia dan kebobolan lima melawan Swiss di pertandingan sebelumnya.

6 dari 6 halaman

Naby Keita

Naby Keita (Dok. Liverpool)

Liverpool ingin mengontrak Naby Keita sebelum musim 2017-2018 tetapi karena Leipzig tidak mau menjualnya, mereka membuat kesepakatan yang memungkinkan sang pemain untuk bergabung dengan Liverpool pada tahun 2018. Untuk itu, Liverpool membayar biaya awal sebesar £ 4,75 juta selain klausul rilis 48 juta pounds yang aktif setelah musim 2017/18.

Karena penggemar Liverpool harus menunggu satu musim untuk melihat sang pemain di Anfield, sebagian besar penggemar melihatnya bermain untuk Leipzig dan sangat terkesan dengan penampilannya di sana.

Pemain Guinea itu tampil mengesankan pada pramusim dan menjadi starter dalam tiga pertandingan pertama di Premier League untuk klub barunya. Namun, cedera membuatnya kesulitan kembali ke lini tengah Liverpool sehingga hanya menjalani 25 pertandingan (14 starter) di Premier League dan Liga Champions pada musim ini.

Pemain 24 tahun itu menunjukkan kilasan kemampuannya dalam beberapa pertandingan belakangan ini, tetapi dengan kontribusi tanpa gol dan satu assist membuatnya menjadi salah satu rekrutan gagal terbesar musim ini.

Sumber: Bola.net