Dedik Setiawan Urung Membela Arema Setelah Memperkuat Timnas Indonesia

oleh Iwan Setiawan diperbarui 26 Mar 2019, 16:30 WIB
Dedik Setiawan saat duel Arema FC kontra Barito Putera pada Piala Presiden 2019, Senin (4/3/2019) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Penyerang Timnas Indonesia, Dedik Setiawan, dalam waktu dekat kembali ke Arema. Kebetulan tim Singo Edan sedang fokus untuk menghadapi babak 8 besar Piala Presiden 2019 yang disiarkan Indosiar pada Sabtu (30/3/2019).

Meski sudah tiga minggu meninggalkan Arema untuk mengikuti pemusatan latihan dan uji coba bersama Tomnas Indonesia, Dedik mengaku siap jika dapat kepercayaan bermain melawan Bhayangkara FC di Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi.

Advertisement

"Mungkin besok, Rabu (27/3/2019), saya sudah di Arema. Saya yakin tidak ketinggalan program terlalu jauh di klub karena di Timnas latihannya juga cukup berat," jelas pemain 24 tahun itu.

Dedik juga gatal untuk bermain lagi lantaran saat Timnas Indonesia beruji coba dengan Myanmar (25/3/2019), dia tidak mendapat kesempatan bermain.

Di sisi lain, dia legawa jika memang pelatih Arema, Milomir Seslija, sudah menyiapkan penggantinya kengingat Arema sangat intensif melakukan persiapan di Malang. Ketika Dedik absen, Milo memberikan tempatnya kepada striker asing, Robert Lima Guimaraes, dan Ahmad Nur Hardianto.

"Saya tetap yakin Arema bisa mengatasi Bhayangkara FC. Meski tim itu punya materi banyak pemain muda dan belum kalah di fase penyisihan Piala Presiden," ujar Dedik.

Sebelum meninggalkan Arema, Dedik bermain garang di pertandingan pertama Piala Presiden 2019 melawan Barito Putera. Dia mencetak dua gol dan membuat Arema menang 3-2. Tetapi, saat ini Arema tidak ingin terlalu tergantung dengan pemain Timnas.

Selain itu, secara psikis, dikhawatirkan pemain yang sudah lama mengikuti persiapan di Malang juga terpengaruh mengingat Dedik kemungkinan hanya bisa mengikuti sekali latihan dengan Arema sebelum melawan Bhayangkara FC. Sedangkan pemain depan lainnya intensif mengikuti program latihan selama dua pekan.

Selain Hardianto dan Lima, Arema masih punya Rivaldi Bawuo yang juga sempat dijajal jadi striker. Namun, Milo mengakui kembalinya Dedik membuatnya punya opsi lebih banyak sehingga Arema bisa memberikan kejutan untuk Bhayangkara FC.