Madura United Petik Pelajaran dari Kegagalan ke Final Piala Presiden 2019

oleh Aditya Wany diperbarui 06 Apr 2019, 23:05 WIB
Duel Zulfiandi (Madura United) melawan Manu Jalilov (Persebaya) dalam leg kedua semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (6/4/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Pamekasan - Madura United harus menunda keinginan menembus final Piala Presiden 2019 yang ditayangkan di Indosiar. Laskar Sape Kerrab tumbang 2-3 dari Persebaya Surabaya dalam leg kedua semifinal di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (6/4/2019).

Madura United takluk 0-1 dari Persebaya di leg pertama (3/4/2019). Hasil ini membuat skuat asuhan pelatih Dejan Antonic ini kalah agregat 2-4. Padahal, tuan rumah sejak babak pertama tampil agresif dan mendominasi permainan.

Advertisement

Lima gol yang tercipta di pertandingan ini lahir pada babak kedua. Madura United sempat unggul lewat Aleksandar Rakic (54') dan Alberto Goncalves (68'), sedangkan Persebaya membalas lewat Otavio Dutra (61'), Amido Balde (82'), dan Hansamu Yama (90+4').

"Saya sering bilang, kami ada banyak peluang, tapi gol susah sekali. Di menit awal, kami bermain bagus. Babak pertama dan kedua kami menguasai. Kami mencari solusi menang, tapi Persebaya cetak tiga gol dan kami hanya dua gol," ucap Dejan Antonic, pelatih Madura United.

Selama babak pertama, Persebaya sebenarnya lebih banyak bertahan dan menunggu Madura United meninggalkan lini pertahanan. Momen itu bisa menjadi kesempatan buat Madura United untuk unggul terlebih dahulu dan mencetak lebih banyak gol.

"Kadang-kadang kami harus lebih sabar. Kami sudah memetik pelajaran penting dari pertandingan ini. Semua pemain sudah bekerja keras untuk Madura United. Jadi, kami harus mencetak gol lebih banyak lagi," imbuh Dejan.

"Selama buat Persebaya. Ini pertandingan yang berat dan tidak mudah buat Madura United. Kami sudah berusaha, tapi tidak berhasil. Semoga ke depan, saya bisa melakukan perbaikan di tim ini sebelum ke Liga 1," ucap pelatih asal Serbia itu.

Berita Terkait