Istri Cristian Gonzales Bagi-bagi Takjil di Markas PSIM

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 22 Mei 2019, 20:20 WIB
Cristian Gonzales dan Eva Siregar, menyiapkan oleh-oleh buat rekan-rekan di timnya Arema FC. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Yogyakarta - Istri Cristian Gonzales, Eva Nurida Siregar, membagikan takjil di sekitar markas klub PSIM Yogyakarta, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu sore (22/5/2019).

Eva Nurida Siregar atau yang juga biasa disapa Eva Gonzales, mengenakan gamis biru, ditemani kedua anaknya dan belasan anggota Brajamolek (suporter wanita PSIM), membagikan takjil kepada warga untuk berbuka puasa.

Advertisement

Dimulai di area parkir Stadion Mandala Krida, yang banyak masyarakat tengah berolahraga, lalu berpindah di jalan Mawar yang berada tepat di depan Stadion Mandala Krida.

Warga berkendara sepeda motor, yang sedang ngabuburit, dan kalangan pedagang kaki lima diberi takjil oleh Eva dan anggota Brajamolek.

Istri Cristian Gonzales, Eva Nurida Siregar, membagikan takjil di sekitar markas klub PSIM, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (22/5/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Eva Gonzales mengaku bagi-bagi takjil yang dilakukannya adalah kegiatan rutin setiap Bulan Ramadan, di manapun suaminya bermain. Jika musim lalu berseragam PSS Sleman, kali ini Cristian Gonzales menjadi pemain tim tetangga, yakni PSIM Yogyakarta.

"Inilah tradisi kami setiap Bulan Ramadan, dengan membagikan takjil. Kami baru datang kemarin dari Jakarta, persiapan ya seadanya, yang penting niatnya kan. Ada 300 takjil yang kami bagikan dan semoga bermanfaat," ungkap Eva Gonzales, Rabu (22/5/2019).

"Saya mengucapkan terima kasih untuk teman-teman suproter PSIM, khususnya Brajamolek yang ikut membantu bagi-bagi takjil. Ini tadi siang juga bikin sendiri bersama El Loco, begitu selesai sorenya dia ikut latihan PSIM," tuturnya.

Menurut Eva, suaminya sudah siap 100 persen membawa tim barunya, PSIM, mewujudkan target, yakni promosi ke Liga 1. Seperti halnya musim lalu, Cristian Gonzales menjadi kunci utama PSS menjuarai Liga 2 dan promosi ke kasta tertinggi.

"Harapan saya, agar El Loco dijauhkan dari nyinyiran-nyinyiran. Dia pasti bisa membuktikan. Minta doanya saja, kalau gagal ya coba lagi. Mudah-mudahan positif dalam Ramadan ini dan ikut sukses menggairahkan sepak bola Yogyakarta," kata Eva.