Patrice Evra Masih Tak Habis Pikir Alexis Sanchez Gabung Manchester United

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 27 Mei 2019, 22:40 WIB
Alexis Sanchez mendapat bayara 2 juta pound (Rp 36,1 miliar) dari MU. (AFP/ Ian Kington)

Jakarta Legenda Manchester United, Patrice Evra terlihat geregetan dengan performa Alexis Sanchez. Evra pun mempertanyakan motivasi Sanchez bergabung dengan Setan Merah, sebutan MU.

Sanchez bergabung dengan Manchester United pada 22 Januari 2018 dari Arsenal. Setan Merah mendatangkan pemain asal Chile tersebut dengan menukar Henrikh Mkhitaryan.

Advertisement

Dia mendapat kontrak dari manajemen Setan Merah hingga 30 juni 2022. Selain itu, Sanchez juga menjadi pemain dengan bayaran termahal di skuat MU, 500 ribu pound sterling (Rp 9,1 miliar) per pekan.

Kendati mendapat bayaran termahal, performa Sanchez bersama MU malah mengecewakan. Dari 45 penampilan bersama Setan Merah, dia hanya mencetak lima gol dan menyumbang sembilan assist.

"Beberapa pemain saya rasa ke klub ini hanya untuk mencari uang. Saya tidak takut untuk berkata seperti itu. Saya tidak mempermasalahkannya, tapi ketika Sanchez menjalin kesepakatan dengan gaji termahal, saat itu saya merasa kalau sejarah klub ini sudah menurun," kata Evra, dikutip dari ESPN.

"Dia bisa ke Manchester City, yang menawarkan sedikit uang tapi dengan sepak bola yang lebih baik daripada Manchester United. Saya minta maaf atas ucapan saya, tapi City punya sepak bola yang lebih baik. Guardiola bisa meningkatkan permainannya," ujarnya menambahkan.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 dari 2 halaman

Pertanyakan Sanchez

Alexis Sanzhez. (AFP/John McCoy)

Lebih lanjut, Evra mempertanyakan alasan Sanchez bergabung dengan MU karena faktor uang atau sejarah klub. Evra tak percaya bila Sanchez mengatakan Setan Merah merupakan klub idolanya saat masih kecil.

"Saya ingin tahu apa alasannya memilih United. Jangan bilang dia mencintai klub ini semasa kecil," kata Evra.

"Entah karena uang atau dia memang ingin menjadi yang nomor satu, makanya dia mengambil baju nomor tujuh dan menjadi bintang," ujar bek asal Prancis tersebut.

Lebih lanjut, Evra mengatakan, ada banyak hal yang menghilang dari skuat MU. Setan Merah, kata Evra, kehilangan gairah bermain.

"Saya akan mengatakan kalau yang hilang saat ini adalah semangat dan gairah dalam klub. Saya tahu kalau saya akan berbicara hal-hal yang ‘old school’. Saya tidak ingin menyalahkan para pemain karena saya merasa ada beberapa pemain yang berada di sini. Namun ada beberapa dari mereka yang tidak tahu mengapa mereka ada di sini," ucapnya.

 

Berita Terkait