Tencent Meraup Keuntungan Besar dari Game For Peace

oleh Hesti Puji Lestari diperbarui 09 Jun 2019, 13:45 WIB
PUBG Mobile Lite. (Doc: Ubergizmo)

Bola.com, Jakarta - Tencent meraih keuntungan besar dari pengganti PUBG Mobile di China, Game For Peace. Melansir NDTV, Sabtu (8/6/2019), kloningan PUBG tersebut menghasilkan 4,8 juta dolar AS atau sekitar Rp68,2 miliar dalam satu hari.

Sementara jika dihitung dalam satu bulan pada Mei 2019, gabungan antara PUBG Mobile dengan Game For Peace menghasilkan pendapatan sebesar 146 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun. Angka ini terhitung sangat luar biasa.

Advertisement

Game For Peace, pengganti PUBG di China, malah menyetor lebih banyak keuntungan dari versi aslinya. Ya, versi asli PUBG Mobile hanya mampu memberikan keuntungan sebesar 65 juta dolar AS (Rp924,4 miliar) saja selama April 2019. 

Jika ditelisik lebih dalam, penghasilan Game For Peace dan PUBG Mobile berasal dari dua platform yang berbeda. Apple Store menyetor pengunduh terbanyak dengan keuntungan 101 juta dolar AS atau Rp1,43 triliun. Sementara platform Google hanya menyumbang pendapatan sebsar 43,3 juta dolar AS (Rp644 miliar) saja.

Menurut kepala pengawasan aplikasi game mobile Sensor Tower, Randy Nelson, pendapatan Game For Peace ini terhitung di luar nalar. Keuntungan yang didapat bahkan melebihi apa yang mampu dipersembahkan game legendaris, Fortinite.

"Fortinite dari Epic Games hanya mampu menyetor keuntungan Rp615 miliar saja tahun ini, tapi Game For Peace? sungguh di luar nalar," ungkap Randy Nelson.

Dengan meraih keuntungan berlipat, strategi Tencent mengganti PUBG Mobile dengan Game for Piece yang lebih ramah dengan aturan pemerintah China, tepat.

Sumber: NDTV

Berita Terkait