Pesan Pelatih Arema Setelah M. Rafli Cetak Hattrick Bersama Timnas Indonesia U-23  

oleh Iwan Setiawan diperbarui 11 Jun 2019, 10:30 WIB
Muhammad Rafli, pemain Arema berusia 19 tahun. (Bola.com/Iwan Setiawan)

 

Bola.com, Malang - Pemain Arema FC, Muhammad Rafli, jadi pembicaraan publik sepak bola Tanah Air setelah mencetak hattrick bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang Merlion Cup 2019. Sang pemain diminta tak cepat berpuas diri dengan raihan tersebut. 

Advertisement

Tiga gol yang dicetak ke gawang Filipina di Stadion Jalan Besar, Singapura, Minggu (9/6/2019), memperlihatkan Rafli bisa menjelma jadi striker yang haus gol. Pada laga tersebut Indonesia akhirnya menang 5-0.  Padahal, di Arema pemain berusia 20 tahun itu dimainkan sebagai gelandang.

Pelatih Arema, Milomir Seslija, bersemangat mengomentari performa apik anak buahnya itu di Timnas Indonesia U-23. Dia berpesan agar jebolan ASIFA Malang itu tidak cepat puas.

“Saya berterima kasih juga kepada pelatih Timnas Indonesia U-23 yang sudah memberikan kesempatan kepada pemain kami untuk bermain. Namun, harus diketahui pemain yang pergi ke timnas biasanya kembali ke klub dengan kondisi yang kurang bagus. Mereka merasa puas dan tidak lagi bekerja keras. Semoga Rafli bisa tetap bekerja keras saat kembali nanti,” jelas pelatih asal Bosnia itu, Senin (10/5/2019). 

Milomir mencontohkan dua pemain terbaik dunia saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Di usia yang sudah menginjak kepala tiga, dua pemain itu tetap bisa menjaga performa.

“Ronaldo dan Messi selalu bermain bagus dari hari ke hari. Itu karena mereka tetap bekerja keras. Bangun pagi, recovery, latihan, dan tetap disiplin. Perilaku tersebut layak dicontoh Rafli, dan pemain lainnya yang sudah membela timnas,” jelas Milo.

Pelatih berusia 54 tahun ini juga mengatakan ke depan punya banyak opsi untuk lini depan. Rafli bisa jadi salah satu solusi jika lini depan mengalami kebuntuan. Tapi, dia juga akan melihat situasi timnya karena saat ini Arema sudah memiliki sederet striker dan pemain bertipikal menyerang.

“Kami akan coba dalam latihan nanti seperti apa dia bisa berkolaborasi lebih baik dengan Makan Konate dan yang lainya,” kata Milo tentang kemungkinan memasang Muhammad Rafli sebagai striker. 

 

2 dari 2 halaman

Kejelian Indra Sjafri

Kepercayaan diri Rafli saat kembali ke Arema tentu akan melonjak. Meski tidak bisa mengantarkan Indonesia jadi juara di Merlion Cup 2019, namun posisi ketiga dan sukses mencatatkan hattrick tetap membuat kinerjanya patut diapresiasi.

General Manager Arema, Ruddy Widodo, memuji kejelian pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, karena sudah memberikan kesempatan starter kepada Rafli ketika berjumpa dengan Filipina.

“Kami akui Indra Sjafri jeli mengorbitkan pemain. Ketika melawan tim yang kekuatannya masih di bawah Indonesia, dia melakukan rotasi dan berani memasang Rafli sejak menit awal sebagai striker,” katanya.