2 Evaluasi Ahsan / Hendra Setelah Melaju ke 8 Besar Indonesia Open 2019

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 18 Jul 2019, 15:56 WIB
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan ke perempat final Indonesia Open 2019 setelah mengalahkan ganda Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel, 21-16, 21-17, di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019). (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, mengatakan kemenangan pada babak kedua Indonesia Open 2019 atas ganda Jermain, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel, tak diraih dengan mudah. Pasangan senior Indonesia tersebut mengaku masih banyak melakukan kesalahan sendiri dan sering kalah langkah. 

Pertandingan di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019), tersebut dimenangi Ahsan/Hendra dalam dua gim langsung 21-16, 21-17. Laga berlansung tepat 30 menit. 

Advertisement

Ahsan/Hendra memang diprediksi bisa memenangi pertandingan tersebut. Selain menempati unggulan keempat, Ahsan/Hendra juga mendapat dukungan penuh publik Istora. 

Namun, pertandingan berjalan tak semulus perkiraan. Pasangan Jerman tersebut bisa menyulitkan Ahsan/Hendra.

"Hari ini saya merasa bermain lebih baik dibanding kemarin. Tapi, pertandingan tadi tidak mudah. Kami juga sudah bertemu beberapa kali, sehingga pertandingan ramai," kata Hendra selepas pertandingan.  

"Kami tidak ada persiapan khusus menghadapi Indonesia Open 2019 ini, sama saja seperti pertandingan lainnya. Semua turnamen sudah sama sekarang," imbuh Hendra. 

 

2 dari 2 halaman

Ubah Permainan

Ahsan mengatakan ada dua catatan yang didapat dari pertandingan kontra Mark Lamsfuss/Marvin Seidel. Dua hal tersebut harus diperbaiki untuk menghadapi babak selanjutnya. 

"Alhamdulillah bisa melewati babak 16 besar. Tapi, pertandingan tadi ketat dan tak mudah," kata Ahsan. 

"Mereka sempat mengubah permainan dan membuat kami ragu-ragu. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri dan telat langkah. Tapi, setelah itu kami sebisa mungkin kembali ke permainan sendiri dan memegang kendali," imbuh Ahsan.