Kelelahan, Penyebab Kevin / Marcus dan Ahsan / Hendra Gagal di Thailand Terbuka

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 04 Agu 2019, 20:30 WIB
Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon / Kevin Sanjaya, berhasil mengalahkan Ou Xuan Yi / Zhang Nan pada Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jumat (19/7). Marcus / Kevin menang 21-12 dan 21-16. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Ganda putra Indonesia gagal meraih gelar pada Thailand Open 2019. Padahal, ganda putra adalah nomor andalan Indonesia di turnamen level elite.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon terhenti di perempat final setelah kalah dari pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Sementara, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan terhenti di babak pertama. 

Advertisement

Kevin/Marcus tak bisa tampil seratus persen di turnamen level super 500 ini akibat kelelahan usai merebut dua gelar bergengsi di Blibli Indonesia Open 2019 dan Japan Open 2019 secara berturut-turut.

"Mereka sudah capek, jadi fokus dan konsentrasinya menurun," kata Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI kepada Badmintonindonesia.org.

"Selain itu, Endo/Watanabe juga bermain bagus. Kevin/Marcus sebetulnya sudah tahu pola main untuk mengalahkan lawannya kali ini, tapi memang kondisi badannya tidak mendukung. Kan main di dua final beruntun itu melelahkan, menurut saya mereka seperti ini sudah luar biasa," katanya.

Pada pertemuan sebelumnya, Kevin/Marcus juga dikalahkan Endo/Watanabe dengan skor 18-21, 3-21.

Hal senada diutarakan Herry ketika ditanya komentarnya soal penampilan pasangan Ahsan/Hendra yang dikalahkan ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Ee Yi Teo, 21-18, 16-21, 21-23.

"Memang kelihatan Ahsan/Hendra juga kelelahan, dari pengembalian bola-bolanya, mereka capek habis ke final di dua turnamen beruntun," tutur Herry.

Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra merupakan finalis Indonesia Open 2019 dan Jepang Terbuka 2019. Kevin/Marcus memenangi kedua duel tersebut.

Video Kevin / Marcus

Berita Terkait