Alasan Pemilihan Jeremy Yulianto dan Afrindo Valentino Jadi Pelatih Timnas Mobile Legends Menuju SEA Games 2019

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 08 Agu 2019, 09:30 WIB
Mobile Legends dikonfirmasi jadi salah satu judul gim esports yang dipertandingkan di SEA Games 2019. Liputan6.com/ Jeko Iqbal Reza

Bola.com, Jakarta - Nama Jeremy Yulianto dan Afrindo Valentino mendapat tanggung jawab besar seusai terpilih menjadi duet pelatih Timnas Mobile Legends Indonesia. Maklum, skuat Merah Putih punya ambisi meraih medali emas nomor Mobile Legends di pentas SEA Games 2019.

Keberadaan dua nama tersebut menjadi atensi para penggemar Mobile Legends. Tim Panitia Kerja Tim Nasional Mobile Legends SEA Games 2019 memberi beberapa latar terkait terpilihnya Jeremy dan Afrindo.

Advertisement

Nama Jeremy sudah tidak asing di dunia esports Indonesia. Semua itu berlatar nama besar Jeremy yang dikenal sebagai atlet League of Legends sejak 2015. Sementara itu, nama Afrindo Valentino bertugas sebagai asisten pelatih. Pria yang akrab dipanggil 'G' ini merupakan atlet aktif yang masih bergabung di EVOS Esports.

Duet tersebut muncul melalu kesepakatan empat orang anggota panitia kerja yang terdiri dari CEO RRQ, Andrian Pauline Husen, CEO Louvre Esports, Erick Herlangga, dan dua caster, Frans Riyando (Volva) serta Mochammad Ryan Batistuta (KB).

"Panitia kerja ini memang dibentuk untuk menentukan pelatih. Namun, karena pemain Mobile Legends belum ada yang pensiun, kami memilih pelatih yang memang masih aktif bermain," sebut Erick.

Dua pelatih tersebut akan berperan dalam pembahasan soal taktik. Tidak hanya itu, para pelatih juga bakal lebih banyak membahas mengenai meta karakter di Mobile Legends.

 

2 dari 2 halaman

Syarat Pemain

Mobile Legends. Dok: Tri Indonesia

Sementara itu, pemain yang akan dipilih sebagai tim nasional Mobile Legends masih dalam tahap proses. Saat ini, ada sekitar 40 pemain sebelum akan dipilih menjadi 7 pemain sebagai wakil Indonesia. Sebagian besar pemain tersebut berpartipasi dalam ajang Indonesia Esports National Championship (IENC).

Meski belum memiliki pemain terpilih, tim esports nasional Mobile Legends dipastikan akan dihuni sejumlah pemain bintang. Hal itu tidak lepas para pemain Mobile Legends asal Indonesia yang diakui kehebatannya.

Kendati memiliki sejumlah pemain bintang, Jeremy menuturkan bukan berarti tidak ada halangan. Menurutnya, timnas Indonesia tetap harus mempelajari tim dari negara lain.

"Satu yanng menjadi perhatian kami adalah para pemain wajib rendah diri. Percaya diri memang penting, tapi bukan berarti harus sombong atau besar kepala. Mereka wajib menghilangkan ego," tegas Jeremy.

Sumber: Liputan6