Pelatih Timnas Malaysia Kesampingkan Rekor 2 Kali Pernah Menang di SUGBK

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 04 Sep 2019, 18:20 WIB
Pemain Timnas Malaysia, La'Vere Corbin-Ong, saat latihan jelang laga kualifikasi Piala Dunia di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). Malaysia akan berhadapan dengan Indonesia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Malaysia dan Timnas Indonesia tercatat telah 95 kali bertemu sejak 1957. Timnas Indonesia masih mendominasi kemenangan. Total 39 pertandingan berakhir positif untuk Timnas Indonesia.

Sementara, Timnas Malaysia memenangi 35 laga di antaranya, dan 21 partai lainnya berakhir imbang.

Advertisement

Kembali berjumpa untuk yang ke-96 kalinya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/9/2019), Timnas Malaysia ingin meraih hasil positif.

Pasukan asuhan pelatih Tan Cheng Hoe ini ingin memulai babak penyisihan Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia dengan manis.

Dari 35 kemenangan Timnas Malaysia dari Timnas Indonesia, dua di antaranya terjadi di SUGBK. Tim berjulukan Harimau Malaya ini melakukannya pada Asian Games 1962 dan Piala AFF 2004.

Tan ingin mengulangi memori manis bagi Timnas Malaysia tersebut. Namun, pelatih berusia 51 tahun ini paham bahwa rekor itu hanya bagian masa lalu.

"Kalau melihat sejarah antara kedua tim, kami pernah menang (di kandang Timnas Indonesia). Tapi, tetap tidak mudah saat bertandang ke SUGBK," ujar Tan pada konferensi pers sebelum pertandingan di SUGBK, Rabu (4/9/2019).

2 dari 2 halaman

Sudah Move On

Timnas Malaysia dalam sesi pemusatan latihan. (Bola.com/Dok. FAM)

Bagi Tan, rekor pertemuan kedua negara adalah sejarah. Meski pernah menuai hasil positif di SUGBK, arsitek kelahiran Kedah tersebut tak menganggapnya sebagai keuntungan.

"Tapi, di sini merupakan stadion yang selalu penuh dengan suporter Timnas Indonesia. Jangan terlalu memandang rekor pertemuan atau sejarah," imbuh Tan.

"Sebab, pemain yang sekarang berbeda, pelatih beda. Yang penting, kami harus melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil positif pada kualifikasi Piala Dunia 2022," jelasnya.