Apesnya Arema FC! Setiap Musim Ada 3 Pemain Alami Cedera Panjang

Jika melihat dari pengalaman musim lalu, bisa dibilang Arema FC mengalami de javu, karena musim 2024/2025 ada tiga pemain yang mengalami cedera parah.

Bola.com, Malang - Arema FC mengalami nasib sial dalam dua musim terakhir, yaitu dalam hal cedera pemain. Selalu ada tiga pemain yang harus mengakhiri kompetisi lebih cepat. Persoalannya sama, cedera lutut dan tulang yang membuat pemain naik meja operasi.

Musim ini, Achmad Maulana lebih dulu menjalani operasi ketika kompetisi baru berjalan tiga pekan. Setelah itu bek asal Brasil, Luiz Gustavo, juga mengalami cedera lutut jelang putaran pertama berakhir. Dia memilih pulang kampung untuk pemulihan cedera di Brasil.

Apesnya, pengganti Luiz juga mengalami hal yang sama, yakni Walisson Maia. Bek berpostur jangkung ini baru datang di masa bursa transfer paruh musim.

Walisson baru tampil dalam 4 pertandingan, tapi dia mengalami patah tulang fibula. Belakangan dia tidak harus dioperasi, karena ada cara lain dengan terapi untuk pemulihannya.

Namun, Walisson tetap tidak bisa tampil di sisa musim ini. Lantaran proses penyembuhannya memakan waktu lebih dari tiga bulan ke depan.

Bagi pelatih Arema FC, cedera sudah jadi risiko bagi pesepak bola. Dan itu tidak bisa diprediksi. “Tentu kami kehilangan mereka. Namun, ini sebuah risiko dan tidak ada yang menginginkan hal itu terjadi,” kata pelatih Arema FC, Marcos Santos.

Cedera panjang tiga pemain tersebut membuat permainan Singo Edan terganggu. Apalagi ketiganya merupakan pemain bertahan.

Paling terasa, Arema FC mengalami krisis stoper, sehingga sang pelatih harus memutar otak menyusun komposisi lini belakang di setiap pertandingan. Maklum, tiga pemain Arema FC yang cedera panjang berstatus pemain inti.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

De Javu Musim Sebelumnya

 

Jika melihat dari pengalaman musim lalu, bisa dibilang Arema FC mengalami de javu, karena musim 2024/2025 ada tiga pemain yang mengalami cedera parah.

Ketiganya harus naik meja operasi, yakni dua bek lokal, Daffa Fahish dan Syaeful Anwar, serta gelandang jangkar Pablo Oliveira. Bedanya, Daffa dan Syaeful bukan pemain utama, sehingga absennya dua nama itu tak terlalu terasa.

Namun, mereka baru goyah ketika Pablo cedera, karena gelandang asal Brasil itu merupakan pemain penting di tengah. Dia bukan sekedar pemutus serangan, tapi juga jembatan dari lini belakang ke depan.

Performa Arema FC menjadi tidak stabil, sehingga mereka finis di urutan 10 musim lalu, sebuah prestasi yang kurang memuaskan. Manajemen ingin Singo Edan bersaing di papan atas. Namun, mereka tetap berkutat sebagai tim medioker.

 

Tak Langsung Putus Kontrak

 

Manajemen Arema FC saat ini bisa dibilang lebih manusiawi. Mereka tidak langsung melepas pemain yang mengalami cedera panjang, seperti Daffa Hahish.

Meski cedera sejak pramusim, dia tetap jadi bagian Arema FC sampai kontraknya selesai. Dia tidak diperpanjang karena pelatih ingin pemain yang punya pengalaman lebih banyak.

Sedangkan Syaeful Anwar, dia menjalani dua kali operasi di Arema FC dalam tiga musim. Baru tahun lalu dia tidak lagi jadi bagian Singo Edan. Kini dia bermain di kasta kedua bersama Kendal Tornado FC.

Sedangkan Pablo, Achmad Maulana, Luiz Gustavo, dan Walisson Maia sampai saat ini masih jadi bagian Arema FC. Pablo yang naik meja operasi pada 2025 kontraknya sudah diperpanjang dan kini mulai dapat kesempatan bermain.

Sedangkan Luiz dan Walisson, kontrak mereka akan berlangsung sampai akhir musim ini. Jika pelatih masih membutuhkan mereka musim depan, tidak menutup kemungkinan mereka akan kembali berseragam Arema FC.

Beda cerita dengan 10 tahun silam, di mana satu pemain asing Arema, Marcio Teruel, mengalami cedera lutut. Dia sempat beberapa pekan menunggu kejelasan nasibnya di Malang.

Setelah itu, Arema sepakat membiayai operasi dan kepulangannya ke Brasil. Namun, kontrak sang pemain berakhir lebih cepat.

Persaingan di BRI Super League

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer