Menpora Ingin Audisi Bulutangkis Djarum Tetap Berlanjut

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 08 Sep 2019, 18:30 WIB
Menpora Imam Nahrowi, menyampaikan laporan refleksi tahun 2016 di Lapangan Bulutangkis Kemenpora, Jakarta, Jumat (30/12/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Menpora Imam Nahrawi berekasi keras menanggapi berhentinya Audisi Bulutangkis Djarum akibat polemik dengan KPAI. Audisi Djarum dituding melakukan ekspoitasi anak dalam ajang tersebut.

Imam menyatakan sikap dan mengajak publik untuk mengeluarkan pendapat terkait polemik tersebut melalui akun Instagramnya, Minggu (8/9/2019).

Advertisement

"Mestinya jalan terus karena tidak ada unsur eksploitasi anak. Bahkan Audisi Djarum sudah melahirkan juara-juara duni. Lagipula, olahraga itu butuh dukungan sponsor. Ayo lanjutkan," demikian tulis Menpora.

Bakti Olahraga Djarum Foundation mengumumkan akan menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis yang digelar PB Djarum mulai 2020. Keputusan ini diambil untuk mereduksi polemik yang mencuat belakangan ini. 

PB Djarum dituduh melanggar oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang menilai adanya unsur eksploitasi anak. KPAI mendesak Djarum Foundation menghentikan penggunaan anak sebagai promosi brand image dalam kegiatan audisi tersebut.

"Kami sudah menjelaskan dan banyak bukti kalau PB Djarum itu bukan produk tembakau. Tahun lalu kami dapat penghargaan sebagai Institusi Olahraga of the Year dari Menpora. Itu bukti nyata kami bukan produk rokok," kata Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin

Meskipun banyak pihak yang mendukung PB Djarum untuk terus melakukan penjaringan atlet potensial lewat audisi umum, Yoppy tetap menegaskan tahun in merupakan penyelenggaraan terakhir.

Video: Feature Audisi Djarum