Mengalah Saat Latihan, Persik Ingin Tekuk Persiba di Pertandingan

oleh Gatot Susetyo diperbarui 19 Sep 2019, 05:30 WIB
Persik kalah 0-2 dari Persewar di Stadion Cenderawasih Biak, Sabtu (24/9/2019). (Bola.com/Gatot Susetyo)

Bola.com, Kediri - Ada peristiwa menarik saat sesi uji lapangan yang dilakukan Persik Kediri dan Persiba Balikpapan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (27/9/2019).

Persik Kediri harus mengalah pada tamunya, saat sesi latihan pagi hari. Tuan rumah yang seharusnya menjajal lapangan jam 07.00-08.00 WIB, akhirnya baru berlatih jam 08.30-09.30 WIB, yang sejatinya jadi jatah Persiba Balikpapan.

Advertisement

Meski mengalah saat latihan itu, Persik bertekad memenang laga pekan ke-17 Liga 2 2019, yang digelar di venue yang sama.

"Seharusnya tuan rumah dapat prioritas latihan pertama. Tapi, Persiba ngotot minta giliran pertama uji lapangan. Padahal, waktu kami main di Balikpapan saat putaran pertama, mereka tak kasih izin kami latihan pagi hari. Karena saya baik dengan coach Satia Bagdja yang pernah jadi instruktur saat saya ikut kursus lisensi AFC B, saya mengalah. Tapi, jangan harap kami mengalah di pertandingan," kata Budihardjo Thalib, pelatih Persik.

Pelatih asal Makasar itu mengungkapkan kondisi semua pemainnya onfire saat menjamu tim Beruang Madu. Mereka sepakat untuk mengamankan jatah tiga poin kandang untuk memantapkan posisi di posisi papan atas Grup Timur.

"Semua pemain Persik Kediri siap bertanding. Mereka dalam kondisi siap tempur. Tak ada pemain yang cedera. Hanya Taufik yang terkena akumulasi kartu kuning. Tapi, tak masalah Taufik absen, karena saya punya banyak gelandang untuk mengisi posisi itu," imbuh Budihardjo.

2 dari 2 halaman

Membalas Kekalahan

Skuat Persiba Balikpapan saat latihan jelang melawan Persik, Kamis (19/9/2019), di Stadion Brawijaya. Kediri. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Kendati begitu, mantan asisten Robert Alberts di PSM Makassar itu ini mengakui Persiba sebagai tim tangguh. Dia meminta anak asuhnya mewaspadai pergerakan semua lawan.

"Pemain tak boleh lengah sedetik pun. Tiap detik, tiap menit sangat berarti. Kami harus manfaatkan untuk memenangkan partai ini. Persaingan makin ketat, jika lengah, Persiba pun bisa mengancam posisi Persik," katanya.

Di sisi lain, tim tamu dipastikan tak didampingi pelatih kepala Satia Bagdja, yang mendadak pulang ke Jakarta, karena kakak kandungnya sakit keras. Posisinya akan diisi pelatih kiper Djarot Suprianto.

"Kami datang ke Kediri ingin menang. Persik Kediri tim kuat, tapi bukan berarti mereka tak bisa dikalahkan. Kami ingin membalas kekalahan di putaran pertama. Kami sangat siap menghadapi tuan rumah. Apalagi kami baru gagal dapat poin saat tandang ke Tuban. Coach Satia Bagdja telah memberikan semua materi kepada saya untuk diterapkan pada permainan,” ucap Djarot.