Persija Dekati Edson Tavares dan Dejan Gluscevic

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 23 Sep 2019, 23:15 WIB
Dejan Gluscevic (Dok. Pribadi)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta mendekati Edson Tavares dan Dejan Gluscevic sebagai pengganti Julio Banuelos di kursi pelatih. Namun, peluang keduanya menangani tim ibu kota bergantung kepada performa Ismed Sofyan dan kawan-kawan di Shopee Liga 1 2019.

Saat ini, Persija Jakarta masih ditangani pelatih caretaker, Sudirman. Ia akan memimpin tim berjulukan Macan Kemayoran ini paling lama sebulan ke depan.

Advertisement

"Ada beberapa pelatih yang sebenarnya kami bidik, satu di antaranya, seperti yang beredar itu, Edson Tavares," ujar Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (23/9/2019).

Tavares adalah pelatih berkebangsaan Brasil berusia 63 tahun. Terakhir, ia membesut Yokohama FC di J2 League atau kasta kedua Liga Jepang.

Adapun, Gluscevic merupakan juru racik berdarah Montenegro yang pernah berkiprah lama di Indonesia sebagai pemain. "Ada juga Dejan Gluscevic. Kami berkomunikasi terus dengan keduanya," katanya.

Ferry Paulus masih menunggu performa Persija Jakarta di tangan Sudirman. Apabila permainan Macan Kemayoran kian membaik, maka Tavares atau Gluscevic tak jadi didatangkan.

"Tapi memang tidak mudah buat tim yang sedang terpuruk. Tentunya pelatih baru perlu adaptasi," imbuh Ferry Paulus.

2 dari 2 halaman

Puas dengan Sudirman

Pelatih Persija Jakarta, Sudirman, saat melawan Barito Putra pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Senin (23/9/2019). Persija menang 1-0 atas Barito Putra. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Ferry Paulus mengaku puas dengan racikan Sudirman ketika Persija Jakarta mengalahkan Barito Putera pada pekan ke-20 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (23/9/2019). Alhasil, Sudirman berpeluang untuk diangkat statusnya menjadi pelatih tetap.

"Kehadiran pelatih lokal ini mudah-mudahan paling tidak ada sedikit perubahan. Kalau memang trennya positif, kami mau pertahankan. Tapi kalau tren kurang baik, kami carikan solusi atau yang lain," imbuh Ferry Paulus.

Berita Terkait