MU Disarankan Cantumkan Klausul Khusus untuk Michael Carrick: Liga Champions Jadi Parameter

Sejak mengambil alih posisi setelah pemecatan Ruben Amorim pada Januari 2026, Michael Carrick berhasil membawa tim tampil konsisten.

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) dikabarkan semakin dekat menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala permanen. Performa impresif Carrick sejak ditunjuk sebagai pelatih interim menjadi alasan utama.

Sejak mengambil alih posisi setelah pemecatan Ruben Amorim pada Januari 2026, Michael Carrick berhasil membawa tim tampil konsisten.

Michael Carrick mencatatkan sembilan kemenangan dari 13 pertandingan, termasuk kemenangan penting atas Arsenal, Manchester City, dan Chelsea.

Kemenangan 2-1 atas Brentford juga memperkuat posisi MU di peringkat ketiga klasemen Premier League, semakin dekat ke tiket Liga Champions.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Saran Klausul Unik dari Agbonlahor

Meski mendukung penunjukan Michael Carrick, mantan pemain Inggris, Gabby Agbonlahor, memberikan saran penting kepada manajemen MU.

Gabby Agbonlahor menyarankan agar klub menyertakan klausul khusus dalam kontrak Carrick, yang memungkinkan pemecatan jika gagal membawa tim lolos ke Liga Champions.

Dalam pernyataannya, Gabby Agbonlahor mengatakan: "Dia harus mendapatkan pekerjaan itu."

"Namun, mereka harus berhati-hati karena mereka sudah sering dirugikan, bukan? Apa yang sudah mereka bayarkan kepada para manajer baru-baru ini."

"Buat kontrak jangka pendek atau jika Anda memberinya kontrak 3-4 tahun, masukkan klausul di dalamnya. Jika Anda tidak mendapatkan Liga Champions, kami berhak memecat Anda. Saya pikir ini terjadi di banyak kontrak manajer," lanjutnya.

Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MU memang mengalami kerugian besar akibat beberapa penunjukan pelatih sebelumnya. Salah satu contohnya adalah saat mereka harus membayar sisa kontrak Amorim senilai 10,05 juta pound setelah pemecatannya.

Gabby Agbonlahor menilai penting bagi klub untuk lebih berhati-hati dalam menyusun kontrak pelatih baru, termasuk Michael Carrick.

Meski demikian, Agbonlahor menilai klausul seperti itu kemungkinan tidak akan diterima oleh pelatih kelas dunia lainnya. Ia mencontohkan nama-nama seperti Luis Enrique, Carlo Ancelotti, hingga Pep Guardiola.

"Saya tidak berpikir Luis Enrique, jika dia akan mengambil kontrak dari Chelsea atau MU, akan mengizinkan klausul seperti itu," ujarnya.

"Bayangkan Pep Guardiola. Dia tidak akan menerima klausul seperti: 'Anda bisa memecat saya jika saya tidak lolos Liga Champions'," lanjutnya.

Menurutnya, pendekatan ini lebih masuk akal untuk pelatih seperti Michael Carrick, mengingat rekam jejaknya yang masih berkembang.

Agbonlahor menutup dengan mengatakan, "Kontrak jangka pendek, jika Anda tidak mendapatkan Liga Champions, mungkin kita berpisah."

Sumber: TalkSPORT

Persaingan di Premier League

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer