Mick Doohan Bicara Kans Jorge Lorenzo Bangkit di Repsol Honda

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 29 Sep 2019, 21:30 WIB
Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo. (AFP/Jose Jordan)

Bola.com, Jakarta - Petualangan Jorge Lorenzo di Repsol Honda sejauh ini berjalan jauh dari harapan. Lorenzo belum juga menemukan performa terbaik sehingga tercecer di peringkat ke-19 klasemen sementara MotoGP 2019 dengan raihan 23 poin. 

Kinerja Jorge Lorenzo bak bumi dan langit dibanding rekan setimnya, Marc Marquez. Baby Alien, julukan Marquez, kini sudah di ambang juara dunia MotoGP 2019. Dia mengoleksi 300 poin atau unggul 98 angka atas peringkat kedua, Andrea Dovizioso. 

Advertisement

Keterpurukan Lorenzo tak lepas dari rentetan cedera yang merecokinya, bahkan sebelum MotoGP 2019 bergulir. Dia juga terpaksa absen dalam beberapa balapan karena cedera. 

Selain itu, mantan pembalap Yamaha dan Ducati tersebut juga sulit beradaptasi dengan motor Honda. Menurut Lorenzo, motor Honda hanya didesain untuk mengakomodasi gaya balap Marquez. 

Saat ditanya kans Lorenzo bangkit bersama Repsol Honda di sisa musim ini, legenda MotoGP asal Australia, Mick Doohan, punya pendapat sendiri. 

"Sejak datang ke Honda, Jorge Lorenzo mengalami beberapa kali crash dan juga cedera. Jika Anda ngotot dan tetap terjatuh, maka itu tidak bagus. Anda tak merasa benar dan itu menyakitkan," kata Doohan, seperti dilansir Speedweek, Minggu (29/9/2019). 

 

2 dari 2 halaman

Bertambah Kuat dan Cepat

Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo. (JUAN MABROMATA / AFP)

Namun, Doohan tak mau terlalu pesimistis. Dia menilai Jorge Lorenzo adalah pembalap yang kuat dan punya kemampuan untuk bangkit. 

"Tapi Jorge punya pikiran yang kuat. Dia telah memenangi tiga gelar MotoGP. Dia jujur dan tahu apa yang harus dilakukan," kata Doohan. 

"Saya harap dia bertambah kuat dan cepat lagi. Saya akan senang melihat Jorge dengan helm Honda. Olahraga ini membutuhkannya," imbuh Doohan. 

Sumber: Speedweeek