Drama Penalti Gagalkan Ambisi Persik Curi Poin Milik Persatu

oleh Gatot Susetyo diperbarui 30 Sep 2019, 20:51 WIB
Ambisi Persik Kediri meraih tiket langsung ke babak delapan besar Liga 2 2019 harus tertahan. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Bola.com, Tuban - Ambisi Persik Kediri meraih tiket langsung ke babak delapan besar Liga 2 2019 harus tertahan. Macan Putih dipaksa mengakui kemenangan Persatu 1-2 lewat drama penalti menit akhir laga yang digelar di Stadion Bumi Wali, Tuban, (30/9/2019).

Faris Aditama dkk. yang bermain dengan sepuluh orang sejak menit 35 setelah Risna Prahalabenta dikartu merah wasit Untung. Namun, anak asuh Budiharjo Thalib sempat unggul lebih dulu lewat sontekan kaki Adi Eko Jayanto menit 67.

Advertisement

Tuan rumah bangkit berkat gol yang dicetak Fajar Ramadhan Ginting 77 dan eksekusi penalti pemain naturalisasi Mamadou Lamarana Diallo menit 89. Gol penalti inilah yang diprotes kubu Persik.

"Terus terang banyak kejadian aneh pada pertandingan ini. Terutama gol penalti yang membuat kami kalah dan gagal membawa satu poin dari Tuban. Kartu merah Risna juga upaya untuk melemahkan pertahanan kami," kata Budiharjo Thalib.

Pelatih Persatu, Bambang Sumantri bersyukur atas kemenangan ini. Meskipun pihak Persik mengklaim kemenangan Laskar Ronggolawe diraih dengan cara kurang mengenakkan.

"Target kami harus menang agar bisa lepas dari degradasi. Saya anggap biasa saja bila teman-teman Persik Kediri protes dengan gol penalti Persatu. Itu hak mereka," tutur Bambang.

Video: Statistik Timnas Indonesia U-19 Era 2017 dan 2013

Berita Terkait