Bencana Terjadi di FIFA 20, EA Minta Maaf

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 07 Okt 2019, 17:12 WIB
Gim FIFA 20 (EA Sports)

Bola.com, Jakarta - Pekan ini menjadi satu di antara momen tersibuk dari divisi gim Electronic Arts (EA). Latarnya tak lain kebocoran data yang berimbas pada 1.600 pemain FIFA 20 versi seri global.

Bencana tersebut menyasar pada data para pemain yang baru mendaftar dalam kompetisi FIFA 20 Global Series. EA Sports mengumumkan, setidaknya 1.600 register terkena efek negatif tersebut.

Advertisement

Bagi EA Sports, kondisi tersebut menjadi 'bencana' di tengah persaingan dengan gim global series yang lain. Tak ingin berlama-lama, EA Sports memastikan kendala yang terjadi sudah ditangani, dan akan benar-benar bersih dalam beberapa waktu ke depan.

"Kami sadar sekitar 1.600 pemain berpotensi terkena efek tak mengenakkan ini. Tapi, kami sudah melakukan beragam solusi, dan satu di antaranya adalah menjaga akun EA mereka. Kami sungguh minta maaf. Privasi dan keamanan para pemain adalah hal terpenting bagi kami," jelas pihak EA Sports, seperti dirilis GamesRadar.

Kejadian bocornya ribuan data register pemain FIFA 20 Global Series berawal dari pemain yang mencoba mendaftar mendapati informasi para pemain lainnya, yang telah mendaftar, di halaman pendaftaran.

"Sebelum saya sampai pada lelucon absolut dari omong kosong kompetitif itu, ketika Anda mengklik daftar tautan untuk verifikasi, Anda mendapatkan informasi pribadi orang lain," kata pemain profesional FIFA 20, Kurt "Kurt0411" Fenech, di Twitter, dikutip dari Polygon.

Beberapa item data yang berpotensi ditampilkan kepada orang lain adalah alamat email pemain, ID konsol, lokasi, dan tanggal lahir. EA Sports menurunkan halaman pendaftaran sekitar 30 menit kemudian.

 

2 dari 2 halaman

Terobosan Baru

Ilustrasi FIFA 20. Kredit: EA Sports

EA Sports mengatakan sedang berupaya untuk menghubungi para pemain FIFA 20 yang mungkin terkena dampak. Tidak seperti seri sebelumnya, di FIFA seri terkini EA menghilangkan beberapa fitur, seperti story mode, The Journey.

Sebagai gantinya, perusahaan menghadirkan modus baru yang diberi nama Volta street football. Di lapangan pertandingan, para pemain akan mendapati beberapa peningkatan yang bakal memengaruhi jalannya pertandingan lewat mekanisme baru.

Agar lebih menantang, EA juga merombak AI lawan. Walhasil, musuh mampu memrediksi arah bola, mencari posisi, dan memiliki kemampuan tackling lebih baik.

Sumber: GamesRadar, Liputan6