Shin Tae-yong dan Gong Oh-kyun Diyakini Bawa Pengaruh Besar untuk Timnas Indonesia U-19

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 16 Jan 2020, 18:50 WIB
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bersama Gong Oh-kyun saat sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat skuat utama Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.com, Jakarta - Direktur Teknik PSSI, Danurwindo, meyakini manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan asistennya, Gong Oh-kyun, dapat membawa dampak besar terhadap Timnas Indonesia U-19 yang tengah dipersiapkan menuju Piala Dunia U-20 2021.

Sebagai manajer pelatih, Shin Tae-yong berperan sebagai supervisi seluruh kelompok Timnas Indonesia, termasuk U-19, dan Gong Oh-kyun dipercayai menangani timnas U-19.

Advertisement

Saat ini, Timnas Indonesia U-19 tengah menggelar seleksi terhadap 59 pemain di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi pada 13-18 Januari 2020. Nantinya, jumlah pemain akan dikerucutkan menjadi 30 pemain untuk pemusatan latihan di Thailand pada akhir bulan ini.

Shin Tae-yong merupakan pelatih yang menangani Korea Selatan di Piala Dunia 2018 di Rusia. Sementara, Gong Ih-kyun membawa Korea Selatan U-20 menjadi runner up Piala Dunia U-20 2019 di Polandia.

"Shin Tae-yong dan Gong Ih-kyun adalah dua pelatih yang sama-sama merasakan atmosfer Piala Dunia. Pengaruhnya untuk tim sangat besar. Mereka memiliki pengalaman bagaimana menghadapi tim dunia. Jadi, memang pelatih seperti ini yang kita butuhkan," kata Danurwindo dinukil dari laman PSSI.

 

2 dari 2 halaman

Sudah Mempelajari Kelebihan dan Kekurangan Pemain

Menurut Danurwindo, Shin Tae-yong dan Gong Ih-kyun telah mempelajari kelebihan dan kekurangan pemain Timnas Indonesia U-19. Para pemain disebutnya punya skill dan kecepatan yang baik, namun perlu diimbangi kekuatan fisik.

"Dalam sepak bola modern dibutuhkan kekuatan fisik untuk bisa bermain stabil dari menit awal sampai akhir. Shin Tae-yong dan Gong Ih-kyun akan membangun tim untuk bisa bermain dengan tempo tinggi baik dalam hal bertahan, transisi, ataupun menyerang. Pemain Indonesia juga akan dilatih untuk lebih berani bertarung," jelas Danurwindo.

Berita Terkait