Penyebab Bek Timnas Indonesia U-22 Telat Dikenalkan Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 17 Jan 2020, 15:10 WIB
Bagas Adi Dikenalkan jadi pemain baru Arema, Jumat (17/1/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Bek Timnas Indonesia U-22, Bagas Adi Nugroho, punya cerita berbeda dalam sesi perkenalan pemain baru Arema untuk musim 2020. Dia lebih dulu ikut latihan ketimbang dikenalkan resmi ke publik.

Setelah mengikuti latihan di Stadion Gajayana, Malang (16/1/2020), baru pada Jumat siang (17/1/2020) dia dikenalkan di kantor manajemen Arema di Malang.

Advertisement

Ada cerita lucu di balik keterlambatan sesi perkenalan ini.

Sebenarnya, Bagas sudah masuk daftar pemain baru yang kenalkan kemarin. Tetapi, bek 22 tahun ini tidak menerima informasi tersebut karena terlambat bangun. Dia baru membaca pesan itu setelah sesi perkenalan selesai. Bagas lantas memilih langsung gabung sesi latihan perdana Arema di Stadion Gajayana.

"Kemarin saya masih tidur ketika dapat kabar perkenalan itu," kata Bagas lalu tertawa.

Bagas jadi rekrutan pertama Arema musim ini karena antara petinggi Arema dan Bhayangkara FC sudah melakukan pembicaraan sejak musim lalu.

"Petinggi kedua klub sudah bicara kalau saya dilepas ke Bhayangkara tahun lalu, dan kembali ke Arema musim ini. Tapi, statusnya waktu itu bukan peminjaman," jelas Bagas.

Setelah resmi, pemain kidal ini senang bisa bertemu rekan-rekan lamanya di Arema. Bagas diterima dengan baik, sama halnya kedatangannya di awal tahun 2017.

"Senang kembali ke Malang. Teman-teman dan senior menerima dengan baik. Sama seperti dulu," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Merindukan Sang Sahabat

Bek Indonesia, Bagas Adi, saat melawan Palestina pada laga Asian Games di Stadion Patriot, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018). Indonesia takluk 1-2 dari Palestina. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Selain itu, satu di antara yang dirindukan di Malang adalah sahabatnya sejak di timnas kelompok usia, Hanif Sjahbandi. Kini keduanya berkumpul kembali.

Bahkan saat perkenalan tadi, Hanif juga menemaninya di kantor Arema.

Maklum, keduanya sama-sama gabung Arema pada musim 2017 dan jadi rekan satu kamar. Namun, tahun lalu Bagas hengkang, sementara Hanif bertahan hingga sekarang.

"Yang saya rindukan Hanif. Hehe… Suasana tim ini juga nyaman. Tapi, bukan berarti di Bhayangkara FC tidak nyaman. Sama nyamannya. Tapi, sekarang saya memenuhi janji yang dulu, kembali ke Arema," tegas Bagas.

Berita Terkait