Mario Balotelli: Serie A Dihentikan Saat Juventus di Puncak Klasemen

oleh Rizki Hidayat diperbarui 13 Mar 2020, 20:00 WIB
Penyerang Brescia, Mario Balotelli. (AFP/Isabella Bonotto)

Bola.com, Brescia - Penyerang Brescia, Mario Balotelli, melontarkan pernyataan kontroversial. Balotelli menyebut Serie A musim ini langsung dihentikan setelah Juventus menempati puncak klasemen.

Seperti diketahui, pemerintah Italia memutuskan untuk menghentikan sementara Serie A, karena penyebaran virus Corona yang semakin masif. Pemberhentian itu berlaku hingga awal April mendatang.

Advertisement

Sebenarnya operator Serie A sudah berupaya sebisa mungkin agar kompetisi tetap berjalan. Satu di antaranya adalah dengan menunda sejumlah pertandingan, termasuk laga penting antara Juventus melawan Inter Milan.

Setelahnya, Serie A coba menggelar pertandingan tanpa kehadiran penonton, termasuk laga Juventus kontra Inter di Allianz Stadium, 8 Maret lalu. Juventus menang dengan skor 2-0 dan sukses merebut posisi puncak klasemen dari Lazio.

Pemberhentian Serie A untuk sementara waktu langsung dilakukan begitu Juventus berada di posisi teratas. Momen tersebut lantas menjadi bahan bercandaan Balotelli di akun Instagram pribadinya.

"Mereka harus menunggu sampai Juventus kembali ke puncak sebelum menghentikan liga," ujar Mario Balotelli sambil tertawa seperti yang dikutip dari Football Italia.

 

Video

2 dari 3 halaman

Tidak Dilanjutkan

Penyerang Mario Balotelli foto bersama dengan presiden Brescia Massimo Cellino selama konferensi pers pengenalan dirinya di Brescia, Italia (19/8/2019). Balotelli dikontrak Brescia selama satu musim dengan perpanjangan kontrak otomatis bila klub bertahan di Serie A. (AP Photo/Filippo Venezia)

Pada kesempatan yang sama, Mario Balotelli juga berharap Serie A tidak dilanjutkan sampai pandemi virus Corona benar-benar tuntas. "Saya harap Serie A tidak dimulai lagi sampai tak ada lagi kasus (virus Corona)," lanjutnya.

"Saya sangat marah pada awalnya saat saya mendesak semuanya untuk berhenti dan orang-orang menyerang saya karena hal itu. Mungkin sekarang mereka telah menyadari situasinya," tambah Balotelli.

3 dari 3 halaman

Tetap di Rumah

Penyerang Mario Balotelli berpose dengan jersey klub barunya saat konferensi pers pengenalan dirinya di Brescia, Italia (19/8/2019). Balotelli memutus kontrak di klubnya lamanya Marseille dan memilih pulang ke kampung halamanya Italia. (AP Photo/Filippo Venezia)

Pada kesempatan yang sama, eks penyerang Inter Milan itu juga menghimbau publik untuk tetap tinggal di rumahnya agar tidak ikut terjangkit virus Corona. Jika tidak, dia mengancam pengikutnya akan memberikan tamparan keras kepada mereka.

"Kami harus tinggal di rumah, orang-orang tidak memahami seberapa parahnya apa yang sedang terjadi. Saya merindukan bermain, tetapi kami harus tinggal di rumah. Jika tidak, saya akan keluar dan menampar Anda!" pungkasnya.

Baru-baru ini, diketahui sudah ada dua pemain Serie A yang positif terjangkit virus dengan nama lain COVID-19 itu, yakni bek Juventus, Daniele Rugani, dan penyerang Sampdoria, Manolo Gabbiadini.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Yaumil Azis/Published: 13/03/2020)

Berita Terkait