Andrea Dovizioso Sebut 2 Syarat Jitu Kalahkan Marc Marquez

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 20 Mar 2020, 18:45 WIB
Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (Martin BUREAU / AFP)

Bola.com, Roma - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tampil sangat superior pada MotoGP 2019. Para pesaing, termasuk pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengakui tak mudah mengalahkan pembalap berjuluk Baby Alien tersebut. 

Marc Marquez diprediksi tetap jadi pembalap paling difavoritkan menjuarai MotoGP 2020. Namun, perlombaan musim baru belum juga bergulir karena pandemi virus corona. 

Advertisement

Pada musim lalu, Andrea Dovizioso sempat menjadi pesaing ketat Marquez dalam perburuan gelar juara dunia. Namun, setelah separuh musim berjalan Marquez sama sekali tak terbendung.

Dovizioso benar-benar tak kuasa bersaing dengan Marquez. Baby Alien total menjuarai 12 balapan sepanjang MotoGP 2019. Pembalap asal Spanyool itu telah menggenggam gelar juara saat musim 2019 masih menyisakan empat balapan. 

"Marc adalah bakat luar biasa yang bekerja sangat keras. Jadi, dia berhasil sejauh ini dan masih terus meningkatkan diri dalam banyak aspek. Jadi, kami harus beradaptasi," kata Dovizioso, seperti dilansir Tuttomoriweb, Jumat (20/3/2020). 

Tak mudah mengalahkan Marc Marquez. Butuh senjata lengkap dan modal meyakinkan untuk menumbangkan Marquez, seperti kondisi fisik yang prima, motor yang mendekati sempurna, cara menikung yang jitu, dan tentu saja ditambah keberuntungan. 

Dovizioso juga menyadari fakta itu. Menurut pembalap Italia tersebut harus ada dua syarat yang dipenuhi untuk mengalahkan Marc Marquez. Apakah itu? 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Pantang Terapkan Strategi yang Sama

Menurut Dovizioso, pembalap yang ingin mengalahkan Marquez pantang menggunakan strategi yang sama. Dovizioso mengatakan modalnya untuk menjinakkan Marc Marquez adalah bertindak rasional dan berpikir jernih. 

"Jika Anda harus menghadapi pembalap yang sangat kuat, terutama dalam duel, dengan seseorang yang sangat mengandalkan insting dan tak punya rasa takut, maka Anda tak bisa menggunakan cara yang sama," ujar Dovizioso. 

"Anda harus mencoba mengalahkannya dengan cara berbeda. Dia mengandalkan insting dan agresivitasnya, maka saya menggunakan rasionalitas dan kejernihan pikiran," imbuh Dovizioso. 

Sumber: Tuttomoriweb