Berbatov Menyarankan Luka Jovic Angkat Kaki dari Real Madrid

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 27 Mar 2020, 21:40 WIB
Pemain baru Real Madrid, Luka Jovic berpose di lapangan Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol (12/6/2019). Jovic yang berusia 21 tahun mencetak 17 gol dalam 32 pertandingan bersama Eintracht Frankfurt di Bundesliga. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Luka Jovic gagal menampilkan performa apik selama berseragam Real Madrid. Mantan penyerang Manchester United, Dimitar Berbatov mengatakan striker Serbia itu cocok bermain di Premier League.

Madrid memboyongnya dari Eintracht Frankfurt pada awal musim 2019-2020 ini. Dihadapkan pada ekspektasi besar El Real, Jovic hanya mampu mencetak dua gol dari 24 penampilannya sejauh ini.

Advertisement

Tottenham Hotspur dan Chelsea dilaporkan siap menampung Jovic. Meski dicap gagal, penyerang berusia 22 tahun itu masih dianggap sebagai satu di antara striker paling potensial di Eropa.

Berbatov memberikan dukungan. Ia menilai ada baiknya buat Jovic untuk angkat kaki dari Real Madrid demi mendapatkan menit bermain yang lebih layak.

"Luka Jovic masih sangat muda, dan ingat, ketika di Eintracht Frankfurt ia menunjukkan kualitasnya sehingga membuat Madrid tertarik memboyongnya ke Real Madrid," kata Berbatov.

"Ada opsi buat dia. Kalau mau main, segera minta dipinjamkan ke klub lain yang serius ingin menggunakan jasanya. melihat Jovic saat ini, saya bisa lihat dia akan berguna buat beberapa klub Premier League," katanya lagi.

 

Video

2 dari 2 halaman

Bersabarlah, Luka!

Luka Jovic mencetak gol pertamanya untuk Real Madrid pada laga melawan Leganes. (dok. Real Madrid)

Berbatov juga memberikan saran kepada Jovic berkaca pada pengalamannya ketika masih muda dulu. Penyerang asal Bulgaria itu meminta Jovic untuk lebih sabar dan terus meningkatkan kualitas di sesi latihan dan segala kesempatan yang ada.

"Saya pernah berada di posisinya, waktu itu saya bermain buat Bayer Leverkusen. Usia saya sama sepertinya. Di hadapan saya ada striker senior Ulf Kirsten, Tuhan di Leverkusen dan salah satu striker terbaik di Jerman," ucap Berbatov.

"Waktu itu saya merasa, 'Ini kenapa saya tidak main, saya layak dimainkan, saya mau dimainkan.' Anda akan merasa seperti itu karena masih muda dan merasa kalau Anda tahu segalanya."

"Bersabarlah, berlatih terus, orang-orang akan memberitahukan situasi sebenarnya, mungkin pahit didengar, tapi itu sangat membantu," katanya lagi memungkasi.

Sumber: Goal International