7 Kandidat Pengganti Thomas Frank di Tottenham Hotspur: Ruben Amorim hingga Roberto De Zerbi Masuk Bursa

Siapa sosok yang tepat menggantikan Thomas Frank? Ini 7 nama yang banyak disebut-sebut.

Bola.com, Jakarta - Mantan pelatih Manchester United yang dipecat awal tahun lalu, Ruben Amorim, masuk daftar kandidat yang bisa menggantikan posisi Thomas Frank di Tottenham Hotspur.

Seperti diketahui, Thomas Frank menambah panjang daftar pelatih yang dipecat di pentas Premier League 2025/2026.

Juru taktik asal Denmark berusia 52 tahun itu terdepak lantaran gagal membawa Spurs bersaing di papan atas Liga Inggris.

Hingga pekan ke-26, The Lilywhites masih terkapar di posisi ke-16 atau terancam degradasi.

Thomas Frank baru bekerja delapan bulan dan kini harus angkat kaki dari Tottenham Hotspur Stadium.

Manajemen belum memutuskan siapa pelatih pengganti Thomas Frank. Mengingat kompetisi masih menyisahkan beberapa pekan, manajemen pastinya tak ingin membuang-buang waktu untuk segera mendapatkan bos baru bagi Cristian Romero dan kawan-kawan.

Siapa sosok yang tepat menggantikan Thomas Frank, The Sun punya 7 masukan yang bisa jadi pertimbangan. 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Mauricio Pochettino

Nama Mauricio Pochettino masih dinyanyikan di Stadion Tottenham Hotspur. Dia akan menjadi pilihan pertama bagi sebagian besar penggemar.

Pelatih asal Argentina berusia 53 tahun ini membawa Spurs ke final Liga Champions dan meraih posisi kedua di Liga Premier selama masa kepemimpinannya yang pertama di London Utara.

Namun Pochettino akan memimpin Amerika Serikat ke Piala Dunia di kandang sendiri musim panas ini. Artinya, dia kemungkinan tidak akan menerima pekerjaan itu sampai masa tugasnya selesai.

 

2. Roberto De Zerbi

Roberto De Zerbi baru saja berstatus pengangguran, setelah meninggalkan Marseille dalam 24 jam terakhir.

Pria Italia berusia 46 tahun ini memiliki rekam jejak di Premier League berkat masa jabatannya sebelumnya sebagai pelatih Brighton.

De Zerbi sempat dipertimbangkan oleh tokoh-tokoh berpengaruh di Tottenham sebelum mereka memilih Frank.

 

3. Oliver Glasner

Oliver Glasner telah mengkonfirmasi akan meninggalkan Crystal Palace pada akhir musim ini.

Manajer Eagles yang memenangkan Piala FA tersebut merasa frustrasi dengan kebijakan transfer klubnya saat ini dan menolak kesempatan menandatangani kontrak baru.

Glasner masih sangat dihormati meskipun telah melontarkan pernyataan publik dan sedang mempertimbangkan pilihannya menjelang musim depan.

 

4. Ruben Amorim

Tottenham dapat langsung memulai pembicaraan dengan Ruben Amorim karena saat ini berstatus bebas transfer.

Pelatih asal Portugal itu dipecat oleh Manchester United bulan lalu, menyusul perselisihan internal dengan direktur sepak bola Jason Wilcox.

Amorim memiliki pengalaman memenangkan gelar berkat mengangkat trofi Primeira Liga bersama Sporting sebelum pindah ke Old Trafford.

 

5. Enzo Maresca

Enzo Maresca adalah nama lain yang tersedia di bursa transfer setelah meninggalkan rival berat Spurs, Chelsea, pada Hari Tahun Baru.

Mantan bos Leicester ini membawa The Blues meraih gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub tahun lalu.

Maresca juga pernah bekerja di bawah Pep Guardiola di Manchester City sebelum memulai kariernya sebagai manajer.

 

6. Robbie Keane

Robbie Keane akan menjadi pilihan populer di kalangan pendukung Tottenham karena masih dianggap sebagai legenda klub.

Pria Irlandia  berusia 45 tahun ini mencetak 122 gol dalam 306 penampilan untuk klub ibu kota tersebut.

Saat ini Keane melatih raksasa Hungaria, Ferencvaros. Ia telah memenangkan gelar setelah sebelumnya membantu klub Israel, Maccabi Tel Aviv, meraih trofi.

 

7. Xavi

Xavi telah absen dari dunia kepelatihan selama lebih dari 18 bulan setelah meninggalkan Barcelona pada musim panas 2024.

Namun, legenda sepak bola berusia 46 tahun ini masih memiliki rekor manajerial yang menakjubkan – setelah membawa tim raksasa Spanyol meraih kejayaan di LaLiga dan Supercopa de Espana.

Itu terjadi setelah Xavi juga meraih enam trofi selama masa kepemimpinannya di klub Qatar, Al-Sadd.

Sumber: The Sun

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer