Ducati Siapkan Penerus Dovizisio, 2 Pembalap Muda Italia Jadi Kandidat

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 13 Apr 2020, 22:00 WIB
4. Andrea Dovizioso (Ducati) - 1,3 juta Follower. (EPA/Luca Zennaro)

Bola.com, Bologna - Ducati masih akan mengandalkan Andrea Dovizioso di MotoGP setidaknya hingga musim depan. Meski demikian, Ducati juga mulai ancang-ancang menyiapkan penerus Dovizioso, dengan dua pembalap muda Italia menjadi kandidatnya. 

Kontrak Andrea Dovizoso bersama Ducati akan habis pada akhir musim ini. Namun, nasib balapan MotoGP 2020 masih terkatung-katung karena pandemi virus corona. Bukan mustahil tahun ini balapan mungkin tidak bisa digelar sama sekali. 

Advertisement

Ducati belum memberikan tanda-tanda akan menyodorkan perpanjangan kontrak kepada Dovizioso, apalagi dalam masa ketidakpastian seperti ini. Mereka hanya mengisyaratkan akan tetap mempertahankan Dovizioso untuk MotoGP 2021. 

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, beberapa waktu lalu mengatakan berencana mempertahankan susunan pembalap untuk 2021. Artinya Ducati tetap mengandalkan duet Dovizioso dan Danilo Petrucci. Jika rencananya berjalan seperti itu, tak lama lagi Dovizioso akan meneken perpanjangan kontrak dengan tim yang bermarkas di Bologna Italia tersebut.  

Tetapi, usia Andrea Dovizioso sudah menginjak 34 tahun. Ducati menyadari karier pria Italia itu kemungkinan tidak lama lagi akan berakhir. Demi menjaga masa depan tim, Ducati harus menyiapkan penerus yang berbakat dan yang terpenting mampu bersaing dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. 

Beberapa nama mencuat sebagai kandidat yang pantas menggantikan Andrea Dovizioso, mulai Jack Miller, Francesco Bagnaia hingga Johann Zarco.  

Namun, seperti dilansir Tuttomoriweb, Senin (13/4/2020), Ducati ternyata sudah memantau dua pembalap muda Italia yang dinilai potensial, yaitu Lorenzo Baldassarri and Enea Bastianini. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Rekam Jejak Baldassari dan Bastianini

Lorenzo Baldassari (tengah) memenangi balapan Moto2 di Argentina (Juan Mambromata/AFP)

Baldassari terlibat pada pacuan juara dunia Moto2 pada awal musim 2019. Setelah itu, dia kehilangan banyak poin dan akhirnya menghuni peringkat ketujuh pada akhir musim. 

Bastianini juga mengalami fase naik-turun sepanjang musim lalu. Namun, pada balapan pembuka Moto2 2020 di Qatar keduanya naik podium. Sayangnya hanya itu balapan yang berlangsung pada musim ini karena setelah itu banyak seri dibatalkan karena wabah virus corona. 

"Kami telah mencari beberapa pembalap muda Italia sejak beberapa waktu lalu," kata Ciabatti, seperti dilansir Motorsport-Total.

"Tentu saja Enea Bastianini pembalap yang kami pantau, meskipun dia tak menunjukkan tren yang kami prediksi dalam beberapa tahun ini. Baldassari membukukan start yang spektakuler pada awal musim lalu, kemudian dia terpeleset. Tahun ini, baru satu balapan yang digelar dan mereka menunjukkan melewati ujian dengan baik," ujar Ciabatti. 

Sumber: Tuttomoriweb 

Berita Terkait