Harapan Susy Susanti di Hari Kartini

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 21 Apr 2020, 20:30 WIB
7. Susy Susanti - Susy Susanti adalah seorang legenda sekaligus tunggal putri paling sukses di Indonesia. Di sepanjang kariernya, Susi sudah mengoleksi empat titel All England yaitu pada tahun 1990,1991, 1993 dan 1994. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Menyambut Hari Kartini, Susy Susanti memiliki harapan tinggi buat atlet putri Indonesia, khususnya di cabang olahraga bulutangkis. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu meminta agar jangan pernah lelah untuk berjuang.

"Berkaitan dengan Hari Kartini, harapan saya di bulu tangkis, terutama untuk sektor putri, yaitu sektor putri harus terus bekerja keras untuk meningkatkan prestasi. Jangan pernah lelah untuk berjuang," kata Susy dinukil dari Antara.

Advertisement

Indonesia memiliki lusinan atlet yang pernah mengharumkan Merah Putih di Internasional. Susy misalnya, merupakan peraih emas Olimpiade Barcelona 1992.

Selain Susy, ada nama Murdasih, peraih emas SEA Games 1981 dan Asian Games 1982. Murdasih merupakan atlet kebanggaan Indonesia dari cabang olahraga Senam.

Susy juga berharap, Indonesia mampu melahirkan lebih banyak lagi atlet putri di masa mendatang. Menurutnya, itu bisa dilakukan jika pembibitan dilakukan dengan baik.

"Saya berharap Indonesia bisa terus memperbanyak bibit-bibit muda, terutama sekali pebulutangkis putri. Dengan kehadiran pemain-pemain yang masih muda itu, maka prestasi bulutangkis Indonesia kedepannya pasti bisa jauh lebih baik lagi," tambah Susy.

 

Video

2 dari 2 halaman

Makna Hari Kartini

Ibu RA Kartini diyakini meninggal akibat penyakit Preeklampsia. Apa itu ya?

Hari Kartini, di sisi lain, memiliki makna mendalam buat Susy. Wanita tangguh kelahiran Tasikmalaya 11 Februari 1971 itu menilai Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan simbol kesetaraan perempuan Indonesia.

"Makna Hari Kartini buat saya adalah kesetaraan wanita Indonesia saat ini untuk bisa berkarya di semua bidang yang sudah diperjuangkan oleh Ibu Kartini pada zamannya," kata Susy lagi.

"Saatnya kini wanita-wanita Indonesia mengisi hidupnya dengan hal-hal yang positif, yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Ini dilakukan bukan semata-mata untuk mandiri membantu keluarga, tetapi juga sekaligus menunjukkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia," ujar Susy memungkasi.

Sumber: Antaranews