Adu Tangguh 2 Bek Kiri Lokal, Abduh Lestaluhu dan Rezaldi Hehanussa

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 22 Apr 2020, 09:15 WIB
Timnas Indonesia - Rezaldi Vs Abduh Lestaluhu (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Talenta pemain terbaik yang dimiliki Indonesia tidak pernah habis. Contohnya adalah untuk posisi bek sayap yang saat ini melimpah di Shopee Liga 1 2020.

Pada era sepak bola modern, banyak klub memainkan skema permainan 4-3-3. Hal inilah yang membuat tuntutan kebutuhan akan posisi bek sayap sangat tinggi.

Advertisement

Seorang bek sayap biasanya memiliki peran penting di lini belakang. Tak sekadar untuk mencegah lawan membangun serangan dari sektor kiri dan kanan, mereka juga dituntut untuk memiliki kemampuan mendukung build up serangan.

Kemampuan inilah yang membuat bek sayap dituntut bisa mengimbangi kecepatan para gelandang. Namun, seorang bek sayap juga harus dengan sigap kembali ke posisinya jika tim lawan melakukan serangan balik.

Selain tugas itu, tidak jarang bek sayap juga bisa diandalkan dalam memberikan umpan-umpan silang. Bahkan, ada juga bek sayap yang kerap mampu mencetak gol.

Kali ini Bola.com mencoba untuk membahas bek sayap terbaik, khususnya di sektor kiri, yang ada di Indonesia yakni Abduh Lestaluhu dan Rezaldi Hehanusa. Lantas, siapa yang memiliki potensi besar dan layak mendapatkan predikat terbaik?

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 3 halaman

Abduh Lestaluhu

Kapten Tira Persikabo, Abduh Lestaluhu, saat melawan Arema FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). Tira Persikabo takluk 0-2 dari Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Nama Abduh Lestaluhu sudah tak asing di Indonesia. Abduh bahkan sempat dipercaya tampil di Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016 di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl.

Abduh Lestaluhu kini menjadi pilihan utama di barisan pertahanan Tira Persikabo. Sejak 2016, pemain berusia 26 tahun itu sudah tampil sebanyak 97 kali untuk klub berjulukan Laskar Padjadjaran itu.

Abduh merupakan tipikal bek yang sering ikut membangun serangan dari lini belakang. Pemain berpostur 171 itu kerap melakukan umpan-umpan terobosan yang dimanfaatkan para penyerang Tira Persikabo.

Abduh Lestaluhu sempat kembali dipanggil ke Timnas Indonesia pada Oktober 2019. Itu menjadi yang pertama dalam dua tahun terakhir.

"Tentu saya bersyukur dan berterima kasih karena dipanggil lagi untuk memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan coach Simon McMenemy. Ini menjadi motivasi saya untuk lebih baik kedepannya," kata Abduh kepada wartawan di Cibinong, Jumat (28/9/2019).

Sayangnya, Abduh gagal melakukan tugasnya dengan baik karena sering kecolongan serangan dari Vietnam. Pada laga selanjutnya, Abduh tidak dimainkan. Meski demikian, Abduh Lestaluhu tetap menjadi talenta terbaik Indonesia khususnya di posisi bek sayap kiri.

3 dari 3 halaman

Rezaldi Hehanusa

Bek Persija Jakarta, Rezaldi Hehanusa, menendang bola saat menghadapi Persija Jakarta pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (3/8). Persija bermain imbang 2-2 atas Arema. (Bola.com/YoppyRenato)

Rezaldi Hehanusa merupakan bek kiri terbaik yang ada saat ini dan masa depan di Timnas Indonesia. Rezaldi secara permain merupakan tipikal bek kiri modern yang sering membantu penyerangan, menyumbang assist, hingga mencetak gol.

Satu gol fenomenal yang dicetak Rezaldi terjadi di Piala AFC 2018. Ketika itu, pemain berusia 24 tahun melepaskan tendangan dari jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Tampines Rovers, Syazwan Buhari.

Sejak memperkuat Persija pada 2016, Rezaldi sudah tampil sebanyak 65 kali dan mencetak empat gol. Pada Shopee Liga 1 2020, Rezaldi mendapatkan kepercayaan penuh pelatih Sergio Farias dan sudah dua kali dimainkan.

Meski demikian, Rezaldi jarang mendapatkan kepercayaan bermain untuk Timnas Indonesia. Sejak memulai debut pada 2017, pemain berusia 24 tahun itu baru bermain sebanyak empat kali dan mencetak gol sekali dalam laga persahabatan melawan Kamboja (4/10/2017).

Pada Oktober 2019, Rezaldi sempat kembali dipanggil Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy. Namun, Rezaldi tak mendapatkan kesempatan bermain.

"Saya sudah tujuh bulan absen, jadi harus adaptasi lagi, kerja keras lagi, dan usaha lagi. Kondisi saya sudah seratus persen fit, paling sedikit sentuhan duel dengan lawan masih berasa," ujar Rezaldi ketika itu.

Rezaldi layak mendapatkan kesempatan bermain di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Selain memiliki kecepatan, Rezaldi juga bisa diandalkan untuk melakukan serangan cepat dari lini belakang.

Berita Terkait