Head to Head Jorge Lorenzo vs Valentino Rossi di Yamaha, Siapa Lebih Superior?

oleh Hendry Wibowo diperbarui 25 Apr 2020, 11:30 WIB
Pebalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi, ternyata masih lebih baik ketimbang Jorge Lorenzo pada musim perdana bersama Ducati. (EPA/Ettore Ferrari)

Bola.com, Jakarta - Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi merupakan dua pembalap dengan rivalitas sangat panas di MotoGP. Pasalnya Rossi yang begitu dominan pada era MotoGP dan raja di Yamaha terusik oleh kehadiran Lorenzo pada musim 2008.

Kala itu, Lorenzo yang naik kelas dengan modal juara dunia kelas 250cc musim 2007, di luar dugaan bisa langsung kompetitif bersama Yamaha sejak tahun pertama di MotoGP.

Advertisement

Lomba demi lomba, saat Lorenzo mulai menunjukkan kematangan dan kemampuan semakin mumpuni, pembalap asal Spanyol ini mulai bisa menandingi kehebatan Rossi.

Saling sikut di trek, perang komentar panas di media, bukan pemandangan asing. Puncaknya garasi kedua pembalap sampai disekat meski berstatus rekan setim.

Rossi sempat hengkang ke Ducati pada musim 2011 dan 2012. Tapi kemudian kembali ke Yamaha pada musim 2013. Rivalitas Rossi-Lorenzo dalam satu tim pun kembali.

Ini baru berakhir ketika Lorenzo memutuskan hengkang Ducati musim 2017. Pertanyaannya siapa yang punya catatan lebih baik saat sama-sama memperkuat Yamaha? Bola.com coba merangkum head to head kedua pembalap ini.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 4 halaman

Periode Pertama

Jorge Lorenzo - Valentino Rossi (EPA/Maurizio Brambatti)

2008

Lorenzo masih anak baru kemarin. Dia cepat, tapi banyak melakukan kesalahan sendiri. Musim ini, ia hanya merasakan satu kemenangan, enam podium, dan empat pole position. Dia pun hanya mengakhiri kompetisi di urutan keempat.

Pada tahun ini, Rossi memenangkan duel kontra Lorenzo. Karena ia keluar sebagai juara dunia. Di MotoGP 2008, ia mengemas sembilan kemenangan, 16 podium, dan dua pole position.

2009

MotoGP 2009, Rossi masih lebih kuat dari Lorenzo. Dia kembali jadi juara dunia lewat catatan fantastis. The Doctor mengemas enam kemenangan, 13 podium, dan tujuh pole position.

Hanya saja musim ini, Lorenzo mulai mengusik. Terbukti ia bisa finis kedua di akhir musim. Dia bahkan bisa mencuri empat kemenangan, 12 podium, dan lima pole position. Pada tahun inilah, Rossi mulai terusik kehadiran Lorenzo.

2010

MotoGP 2010 merupakan puncak dari penampilan Lorenzo sejak naik ke kelas tertinggi. Berkat torehan sembilan kemenangan, 16 podium, dan tujuh pole position, Lorenzo merasakan titel juara dunia pertama di MotoGP.

Kali ini, Rossi tidak bisa berbuat banyak. Dia bahkan terperosok ke urutan tiga klasemen. Dia bahkan hanya menang dua lomba, sepuluh podium, dan sekali pole position. Musim berikutnya, Rossi memutuskan hengkang ke Ducati.

3 dari 4 halaman

Periode Kedua

Valentino Rossi berselisih dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo di Sirkuit Losail, Qatar, pada 2016. (MotoGP)

2013

Rossi kembali ke Yamaha setelah perantauan ke Ducati yang gagal. Menjalani proses adaptasi lagi, Rossi hanya mengakhiri musim di urutan empat. Dia bahkan finis pertama hanya sekali, enam podium, dan tanpa pole position.

Sebaliknya, Lorenzo juga gagal menandingi Marc Marquez untuk jadi juara dunia. Tapi ia masih lebih baik dari Rossi. Lorenzo berstatus runner-up dengan torehan delapan kemenangan, 14 podium, dan empat pole position.

2014

Musim ini, Rossi mulai kembali ke jalur yang sebenarnya bersama Yamaha. Dia bisa mengakhiri kompetisi sebagai runner-up lewat sumbangan dua kemenangan, 13 podium, dan sekali pole position.

Sejatinya Lorenzo juga mengemas dua kemenangan. Tapi posisinya melorot ke urutan tiga. Pada MotoGP 2014, Lorenzo mendapatkan sebelas podium dan sekali pole position.

2015

Tahun puncak persaingan Lorenzo versi. Keduanya bersaing jadi juara dunia sampai putaran terakhir. Sayangnya Rossi yang memimpin klasemen sejak awal musim harus lengser dan menyerahkan gelar ke Lorenzo.

Musim ini, Lorenzo mengemas tujuh kemenangan, 12 podium, dan lima pole position. Sementara Rossi mendapat empat kemenangan, 15 podium, dan satu pole position.

2016

Tahun terakhir Rossi-Lorenzo bersama di Yamaha. Rossi menjadi runner-up lewat torehan dua kemenangan, sepuluh podium, dan tiga pole position. Dia mengakhiri kompetisi di urutan dua.

Lorenzo sendiri mempunyai lebih banyak kemenangan lewat catatan empat kali finis pertama. Dia juga naik podium sepuluh kali dan empat pole position. Tapi ia hanya finis ketiga pada akhir musim.

4 dari 4 halaman

Rekap Duel Lorenzo Vs Rossi di Yamaha

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo, merayakan gelar juara di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (17/5/2017). (AFP/Jean-Francois Monier)

2008

Rossi: 1 (posisi di klasemen)Lorenzo: 4

2009

Rossi: 1Lorenzo: 2

2010

Rossi: 3Lorenzo: 1

2013

Rossi: 4Lorenzo: 2

2014

Rossi: 2Lorenzo: 3

2015

Rossi: 2Lorenzo: 1

2016

Rossi: 2Lorenzo: 3

Skor Head to Head: Rossi vs Lorenzo: 4-3

Berita Terkait