6 Pesepak Bola Indonesia yang Juga Berstatus Anggota Polri dan TNI

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 07 Mei 2020, 08:45 WIB
Trivia - Pemain yang Aktif sebagai TNI/Polisi (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Profesi pesepak bola di Indonesia terbilang cukup unik. Tak sekadar menjadi pemain profesional, di Indonesia juga memungkinkan seorang pemain bisa merangkap jabatan sebagai abdi negara.

Fenomena itu mencuat seiring lahirnya klub-klub Indonesia yang berafiliasi dengan dunia militer. Jumlah pesepak bola yang merangkap peran sebagai anggota Polri dan TNI kian meningkat.

Advertisement

Iming-iming menjadi anggota merupakan jalan cepat dari kedua klub tersebut untuk mendapatkan pemain berkualitas. Para pemain cukup mengikuti pendidikan yang tak terlalu berat, langsung bisa menjadi anggota Polri dan TNI.

Pemain yang menjadi anggota Polri dan TNI juga mendapat perlakuan khusus. Dengan membela dua klub itu saja sudah dianggap sebuah tugas pengabdian.

Namun, ada harga yang harus dibayar jika sudah terikat menjadi anggota dua institusi keamanan negara tersebut. Para pemain yang sudah menjadi anggota tidak bisa seenaknya saja berpindah klub.

Minimal mereka harus mendapatkan izin dari atasannya untuk bisa bergabung dengan klub lain. Jika atasan mengizinkan, maka mereka bisa berpindah klub. Sebaliknya, jika tak mendapatkan izin selayakya prajurit maka pemain harus tetap membela tim yang membawahi kesatuan mereka.

Bola.com mengumpulkan beberapa nama pemain yang berkarier di sepak bola Indonesia sekaligus menjadi abdi negara di kelembagaan negara di bidang keamanan. Berikut ini daftar pemain yang juga berkarier sebagai anggota Polri dan TNI.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 7 halaman

1. Sani Rizki Fauzi

Gelandang Bhayangkara FC, Sani Rizki Fauzi, berebut bola dengan pemain Tira Persikabo, Louis Parfait, pada laga Liga 1 2019 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2019). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/Yoppy Renato)

Sani Rizki Fauzi bergabung dengan Bhayangkara FC pada 2018. Setelah bergabung, Sani mendapatkan kesempatan untuk menjadi anggota Kepolisian.

Pada 2019, Sani Rizki mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa karena membantu Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-22 2019. Sani Rizki saat ini menyandang pangkat Brigadir Satu (Briptu).

Sani Rizki masih membela Bhayangkara FC sampai saat ini. Pemain asal Sukabumi, Jawa Barat itu telah tampil sebanyak 34 kali.

3 dari 7 halaman

2. Putu Gede Juni Antara

Bek Bhayangkara FC, I Putu Gede Juni Antara (kiri) saat pertandingan melawan Persija pada laga penutup Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/11). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Putu Gede Juni Antara bergabung dengan Bhayangkara FC pada 2014. Putu Gede berkesempatan bergabung dengan Polri.

Pada 2017, Putu Gede resmi dilantik menjadi anggota Kepolisian setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Polisi Negara (SPN). Putu Gede saat ini menyandang pangkat Brigadir Dua (Bripda).

Putu Gede masih membela Bhayangkara FC sampai saat ini. Pemain berusia 24 tahun itu tercatat sudah tampil sebanyak 98 kali untuk klub berjulukan The Guardians itu.

4 dari 7 halaman

3. Indra Kahfi

Bek Bhayangkara FC, Jajang Mulyana, memeluk Indra Kahfi usai mengalahkan Persipura pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (18/11). Bhayangkara menang 2-0 atas Persipura. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Indra Kahfi sudah membela Bhayangkara FC sejak 2015. Di klub itu pula Indra Kahfi mendapatkan kesempatan bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Pemain yang berusia 33 tahun itu saat ini berpangkat Inspektur Dua (Ipda). Pada 2018, Indra Kahfri berhasil menyelesaikan pendidikan polisi menuju jenjang perwira.

Pemilik nama lengkap Indra Kahfi Ardhiyasa saat ini masih membela Bhayangkara FC. Bersama klub berjuluk The Guardians itu, Indra Kahfi telah tampil sebanyak 77 kali dan menjabat kapten tim.

5 dari 7 halaman

4. Andy Setyo

Bek Tira Persikabo, Andy Setyo, mengontrol bola saat melawan Persela Lamongan pada laga Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (16/12). Kedua klub bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Andy Setyo merupakan bek tangguh yang dimiliki Timnas Indonesia. Andy mengawali kariernya di akademi Borneo FC pada 2017.

Pada 2016, Andy bergabung dengan PS TNI. Sejak saat itu, Andy bergabung dengan TNI di Kesatuan Komando Stratregi Angkatan Darat (Kostrad).

Andy Setyo saat ini memiliki pangkat sersan dua TNI-AD. Sampai saat ini, pemain berusia 22 tahun itu masih setia bermain untuk kesatuannya yang saat ini menggunakan nama Tira Persikabo.

6 dari 7 halaman

5. Abduh Lestaluhu

Kapten Tira Persikabo, Abduh Lestaluhu, saat melawan Arema FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). Tira Persikabo takluk 0-2 dari Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Abduh Lestaluhu berasal dari Tulehu, Kepulauan Maluku. Pemain yang berperan sebagai bek kiri itu merupakan jebolan akademi Deportivo Indonesia.

Sejauh ini, Abduh baru memperkuat tiga klub dalam sejarah kariernya. Abduh bermain untuk Persis Solo (2011-2012), Persija Jakarta (2013-2015), dan Persikabo sampai sekarang. 

Abduh juga merupakan pemain Timnas Indonesia dan sudah membukukan 13 penampilan sejak 2016. Selain menjadi pesepak bola, Abduh juga merupakan anggota TNI aktif berpangkat Sersan Dua.

7 dari 7 halaman

6. Manahati Lestusen

MANAHATI LESTUSEN

Manahati Lestusen berasal dari Buru Selatan, Kepulauan Maluku. Pemain berusia 26 tahun itu sempat mengencap pendidikan di akademi Deportivo Indonesia.

Manahati juga pernah bermain untuk klub Belgia, CS Vise. Setelah itu, pemain berpostur 169 cm tersebut membela Bhayangkara FC (2014-2015), Barito Putera (2015), dan Persikabo sampai sekarang.

Selain aktif sebagai pesepak bola, Manahati juga merupakan anggota TNI. Manahati tergabung di Komando Daerah Militer XVI/Pattimura sebagai Polisi Militer berpangkat Sersan Dua.