5 Bintang Atalanta yang Pantas Dibeli Klub Besar untuk Musim Depan

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 13 Jul 2020, 10:15 WIB
Pemain andalan Atalanta: Robin Gosens, Duvan Zapata dan Ruslan Malinovskyi. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Label tim burem bukan lagi milik Atalanta. Dalam empat musim terakhir, kesebelasan berjulukan Gli Orobici ini berhasil mengubah peta persaingan juara Serie A.

Semua bermula dari keberhasilan Atalanta mengakhiri Serie A 2016-2017 di posisi keempat. Gli Orobici mampu menjaga konsistensi hingga menempati peringkat ketiga musim 2018-2019.

Advertisement

Posisi itu mengantar Atalanta untuk pertama kalinya lolos ke Liga Champions musim 2019-2020.

Dongeng Gli Orobici belum mencapai puncaknya. Atalant berhasil membuat keajaiban dalam debutnya di Liga Champions. Armada Gian Piero Gasperini ini sukses melaju ke babak perempat final untuk menantang Paris Saint-Germain.

Di kompetisi domestik, atribut Atalanta juga meningkat. Gli Orobici tidak lagi hanya bersaing untuk mendapatkan slot Liga Champions, namun kini mulai memimpikan gelar juara.

Hingga pekan ke-32 Serie A 2019-2020, Atalanta bertengger di posisi ketiga dengan 67 poin. Gli Orobici tertinggal sembilan angka dari pemuncak klasemen sementara, Juventus dan satu poin dari tim peringkat kedua, Lazio.

Teraktual, Atalanta hampir memangkas selisih poin dengan Juventus dan menyalip Lazio.

Menantang Juventus di Allianz Stadium pada pekan ke-32, Minggu (12/7/2020) dini hari WIB, Atalanta hampir membawa pulang poin penuh asal wasit tidak menghadiahi dua kali penalti kepada tuan rumah yang dieksekusi dengan baik oleh Cristiano Ronaldo. Alhasil, kedua tim bermain imbang 2-2.

Banyak faktor yang mengiringi gilang-gemilangnya performa Atalanta musim ini. Selain Gasperini, tentu konsistensi para pemain menjadi kunci Gli Orobici.

Dengan pencapaian di musim ini, jangan kaget jika para bintang Atalanta pantas diburu klub-klub besar Eropa pada bursa transfer musim ini. Berikut lima di antaranya:

Video

2 dari 6 halaman

Duvan Zapata

7. Duvan Zapata (Atalanta) - Pemain Sampdoria ini akhirnya resmi jadi milik Atalanta. Setelah hampir dua musim berstatus pinjaman, manajemen Atalanta mempermanenkan status Zapata dengan harga 12 juta euro. (AFP/Miguel Medina)

Ketajaman Duvan Zapata tidak pernah benar-benar keluar sebelum ditangani oleh Gasperini di Atalanta. Bergabung pada 2018 lalu, penyerang asal Kolombia ini langsung mengukir 23 gol pada musim pertamanya.

Padahal di musim-musim sebelumnya, catatan Duvan terbilang sederhana. Pemain berusia 29 tahun ini hanya mampu mengukir 11 gol untuk Napoli pada 2013-2015, 18 gol bagi Udinese pada 2015-2017, dan mencetak 11 gol bersama Sampdoria pada 2017-2018.

Saat menghadapi Juventus, Duvan bak monster. Pergerakannya di dalam kotak penalti susah untuk dihentikan. Gol pertama Atalanta menjadi buktinya. Menerima umpan dari Papu Gomez, eks pemain Estudiantes ini memenangi duel dengan Rodrigo Bentancur sebelum menggetarkan gawang Juventus.

Atalanta mesti mewanti-wanti dengan godaan dari klub lain terhadap Duvan. Ada kabar menyebutkan bahwa Atletico Madrid tengah memantau situasinya saat ini.

3 dari 6 halaman

Ruslan Malinovskyi

Pemain Atalanta, Ruslan Malinovskyi, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Juventus pada laga Serie A di Allianz Stadium, Minggu (12/7/2020). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Dibanding Josip Ilicic dan Papu Gomez, masa depan Ruslan Malinovskyi masih panjang. Sebab, usianya baru 27 tahun, lebih muda lima tahun dari dua kompatriotnya itu.

Saat ini, statistik Ilicic dan Gomez memang lebih baik dari Malinovskyi. Namun, gelandang asal Ukraina ini tengah menikmati usia emasnya sebagai pesepak bola.

Malinovskyi baru pindah ke Atalanta pada musim ini. Tahun lalu, ia membela RC Genk First Divison A atau kasta teratas Liga Belgia. Dari 37 penampilan, ia mampu mengemas 13 gol.

Di musim pertamanya, Malinovskyi berhasil terlibat dalam 28 pertandingan Atalanta, dengan sembilan di antaranya berasal dari starter. Ia membukukan enam gol dari jumlah penampilan tersebut.

Belum lama ini, Malinovskyi digosipkan diincar oleh Chelsea. Ia juga disebutkan masuk dalam radar AS Roma.

4 dari 6 halaman

Robin Gosens

Bek Atalanta, Robin Gosens, berebut bola dengan pemain Valencia pada laga babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 di Stadion Mestalla, Valencia, Rabu (11/3). Atalanta menang 4-3 atas Valencia. (AFP/POOL UEFA)

Robin Gosens bermain luar biasa untuk Atalanta di musim ini. Berperan sebagai wing back kiri, pemain asal Jerman itu mampu tampil tajam dengan mencatatkan sembilan gol dari 28 penampilan.

Alhasil, aksinya menuai atensi sejumlah klub besar. Satu di antaranya adalah Juventus, yang bisa memproyeksikannya sebagai pengganti Alex Sandro yang kualitasnya mulai menurun.

5 dari 6 halaman

Hans Hateboer

Pemain Atalanta Hans Hateboer (AP)

Selain lini depan, kekuatan Atalanta ada di dua wing back sayap. Jika Gosens menempati sisi kiri, maka sisi kanan milik Hans Hateboer.

Hateboer telah menjadi pilar Atalanta sejak 2018 setelah bergabung dari Groningen pada 2017. Pemain berusia 26 tahun ini dapat menggoda klub-klub besar yang membutuhkan bek sayap kanan mumpuni semisal Paris Saint-Germain (PSG).

PSG tengah dalam pencarian untuk posisi bek sayap kanan setelah ditinggalkan Thomas Meunier yang merapat ke Borussia Dortmund.

6 dari 6 halaman

Pierluigi Gollini

Kiper Atalanta, Pierluigi Gollini berusaha menangkap bola selama sesi latihan tim di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut (21/10/2019). Atalanta akan bertanding melawan Manchester City pada matchday ketiga Grup C Liga Champions di Etihad Stadium. (AFP Photo/Paul Ellis)

Pierluigi Gollini kini mulai mengunci posisi inti di bawah mistar gawang Atalanta. Tidak lagi berbagi peran seperti musim lalu karena Etrit Berisha telah pindah ke SPAL.

Musim pertamanya sebagai starter tidak begitu mengecewakan. Dari 28 penampilannya, Gollini kebobolan 38 gol.

Gollini juga beberapa kali bermain heroik demi menjaga gawang Atalanta. Tidak heran klub-klub seperti Tottenham Hotspur dikabarkan mengincarnya. Kiper berusia 25 tahun ini juga layak menjadi penerus Samir Handanovic di Inter Milan yang usianya akan menginjak 36 tahun pada 14 Juli mendatang.

Berita Terkait