5 Pemain dari Klub yang Terdegradasi Ini Layak Tampil di Premier League, Siapa Mau Beli?

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 28 Jul 2020, 07:15 WIB
Deretan 5 pemain yang tak pantas bermain di Divisi Championship. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Bola.com, Jakarta - AFC Bournemouth, Norwich City, dan Watford terdegradasi ke Divisi Championship per musim depan. Terdapat lima pemain dari tiga klub tersebut yang layak bermain di tim Premier League.

Lima pemain di antaranya David Brooks dan Nathan Ake dari Borunemouth. Sementara tiga lainnya yakni Emilio Buendie dan Todd Cantwell dari Norwich City, serta Ismaila Sarr dari Watford.

Advertisement

Liverpool pernah membeli Georginio Wijnaldum dan Andrew Robertson dari klub yang terdegradasi. Keduanya menghabiskan dana transfer mencapai 31 juta pounds.

Keputusan itu sempat dikritik oleh pendukung Liverpool. Pasalnya, baik Wijnaldum dan Robertson gagal membawa timnya bertahan di Premier League.

Namun, manajer Jurgen Klopp berhasil membuktikan bahwa pilihannya sudah tepat. Bukan tidak mungkin, lima pemain ini bisa mengulang hal serupa saat bergabung dengan tim Premier League musim depan.

 

Video

2 dari 6 halaman

Nathan Ake - Bournemouth

Pemain yang dipinjamkan Chelsea ke AFC Bournemouth, Nathan Ake. (John Walton / PA via AP)

Nathan Ake merupakan pemain paling konsisten sejak bergabung dengan Bournemouth sejak kepindahannya dari Chelsea. Pesepak bola asal Belanda itu sering diisukan dengan sejumlah klub besar seperti Manchester City dan Manchester United, namun ia memilih setia hingga akhirnya klubnya terdegradasi.

Nathan Ake memiliki kelebihan seperti Declan Rice dan Andreas Christiansen, yakni bisa bermain di sejumlah posisi, utamanya lini pertahanan. Ya, ia sanggup bermain sebagai gelandang bertahan, bek tengah, dan bek kiri.

Ketika dibeli dari Chelsea pada 2017, ia langsung menjadi pemain reguler dan tak pernah sekalipun absen di pentas Premier League. Musim lalu juga demikian.

 

3 dari 6 halaman

David Brooks - Bournemouth

Tendangan berbuah gol yang dicetak David Brooks pada laga lanjutan Premier League yang berlangsung di stadion Dean Court, Bournemouth, Kamis (31/1). Bournemouth menang 4-0 atas Chelsea. (AFP/Glyn Kirk)

Sama sperti Nathan Ake, David Brooks adalah pemain yang terbuang. Bedanya, Brooks berasal dari Manchester City.

Sayangnya, Brooks absen lama musim ini, nyaris setahun. ketidakhadirannya dinilai sebagai penyebab melempemnya performa Bournemouth hingga akhirnya terdegradasi.

Belakangan namanya disebut-sebut dilirik oleh Sheffield United. David Brooks memang cocok dengan tim yang memainkan formasi 4-4-2, sebab ia andal ketika bermain sebagai second striker.

 

4 dari 6 halaman

Todd Cantwell - Norwich City

Pemain Norwich City, Todd Cantwell, melakukan selebrasi usai membobol gawang Manchester City pada laga Premier League di Stadion Carrow Road, Sabtu (14/9). Norwich City menang 3-2 atas Manchester City. (AP/Joe Giddens)

Jika ada satu pemain yang harus dipilih sebagai yang paling berkesan musim ini dari Norwich, agaknya semua orang bakal menunjuk Todd Cantwell. Berasama Taemu Pukki, duetnya di lini depan sebetulnya cukup impresif.

Liverpool bahkan sempat diisukan dengan Cantwell dalam beberapa kesempatan. Namun, semenjak pandemi virus corona, namanya tak lagi terdengar di pemberitaan media Inggris.

Tiga tim Premier League, yakni Leicester City, Sheffield United, dan Newcastle United kabarnya tertarik menampung pemain berambut pirang ini. Cantwell biasa bermain sebagai gelandang serang, namun dalam beberapa pertandingan acap kali dijadikan penyerang.

 

5 dari 6 halaman

Emiliano Buendia - Norwich City

Pep Guardiola mungkin masih sakit hati pada pemain ini. Emiliano Buendia namanya, ia membuat Manchester City menelan kekalahan perdana di Premier League berkat aksi impresif winger asal Argentina tersebut.

Karakternya mirip Jesus Navas. Ia bukan winger yang egois, terbukti dengan tujuh assist-nya di Premier League musim ini. Usianya yang masih muda, yakni 23 tahun, membuat kariernya cukup cerah di daratan Inggris.

Emiliano Buendia juga tercatat sebagai satu-satunya pemain di luar penghuni enam besar klasemen Premier League yang sanggup mencatatkan tujuh assist musim ini.

 

6 dari 6 halaman

Ismaila Sarr - Watford

Gelandang Watford, Ismaila Sarr, melakukan selebrasi usai membobol gawang Liverpool pada laga Premier League di Stadion Vicarage Road, Sabtu (29/2/2020). Watford menang 3-0 atas Liverpool. (AFP/Justin Tallis)

Ismaila Sarr adalah sosok yang memupus asa Liverpool mengakhiri Premier League 2019-2020 dengan catatan tak terkalahkan.

Winger asal Senegal ini terkenal dengan kecepatan dan akselerasinya. Bergabung dengan Watford dengan dana mencapai 30 juta pounds awal musim ini, bukan tidak mungkin klub-klub Premier League bakal mencoba merekrutnya pada bursa transfer musim panas ini.

Sarr mencatatkan lima gol dan enam assist sepanjang musim 2019-2020 bersama Watford. Kontraknya bersama Watford berakhir 2024 mendatang, tapi sepertinya manajemen klub bakal menerima tawaran proposal dari klub lain yang meminatinya.

Sumber: Sportskeeda

Berita Terkait