Kingsley Coman dan 4 Pemain Termuda yang Memenangi Liga Champions

Kingsley Coman beruntung di usia muda ia sudah bisa angkat trofi Liga Champios. Siapa lagi pesepak bola belia yang mengecap pengalaman yang sama?

BolaCom | Ario YosiaDiterbitkan 25 Agustus 2020, 08:10 WIB
Liga Champions - Bayern Munchen Vs PSG - Statistik Kingsley Coman (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Bayern Munchen berhasil memenangkan Liga Champions 2019-2020. Mereka mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 1-0 berkat sundulan Kingsley Coman. The Bavarians telah memenangkan kompetisi ini untuk keenam kalinya.

Ada beberapa pemain yang menampilkan performa mengesankan. Munculnya pemain muda seperti Alphonso Davies dan Erling Haaland di Liga Champions merupakan momen yang mengasyikkan.

Advertisement

Davies memainkan peran penting dalam kesuksesan Bayern musim ini dan banyak yang diharapkan darinya.

Memenangkan Liga Champions sebagai pemain muda bukanlah prestasi yang kecil. Tidak banyak pemain yang mampu meraih pencapaian tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada beberapa talenta muda menarik yang telah memenangkan Liga Champions. Dan tren tersebut tampaknya akan terus berlanjut.

Berikut ini 5 pemain termuda yang pernah memenangkan Liga Champions seperti dilar Sportskeeda.

Catatan: Hanya pemain yang menjadi starter di pertandingan final Liga Champions yang masuk dalam daftar.

Video


Owen Hargreaves (Bayern Munchen) 20 tahun 4 bulan 3 hari

2. Owen Hargreaves, Manchester United, memulai karier sebagai winger namun kemudian posisinya berganti menjadi gelandang bertahan dan sukses membawa dirinya bersinar di Liga Jerman dan juga Inggris. (EPA/Maurizio Gambarini)

Lahir di Kanada, Owen Hargreaves bergabung dengan akademi Bayern Munchen pada tahun 1997. Ia melakukan debut untuk klub tersebut pada tahun 2000.

Pemain internasional Inggris ini adalah pemain penting di lini tengah untuk tim Bavaria. Dia menjadi starter di final Liga Champions 2001, yang dimenangkan Bayern Munchen 5-4 melalui adu penalti melawan Valencia.

Hargreaves meninggalkan Bayern Munchen untuk bermain di Manchester United pada 2007. Namun cedera menghambat waktunya di klub tersebut.

Setelah sempat bermain bersama Manchester City, Hargreaves pensiun pada 2012 dan sekarang menjadi pandit sepak bola.

  


Alphonso Davies (Bayern Munchen) 19 tahun 9 bulan 21 hari

Bek Bayern Munchen, Alphonso Davies (kanan), berusaha menghindar dari kejaran pemain PSG, Thilo Kehrer (kiri) pada final Liga Champions 2019/2020, Senin (24/8/2020) dini hari WIB. (Miguel A. Lopes/Pool via AP)

Pemain terbaru yang masuk daftar ini, Alphonso Davies memenangkan Liga Champions 2019-20 bersama Bayern Munchen.

Pemain internasional Kanada bergabung dengan Bayern Munchen dari Vancouver Whitecaps pada Januari 2019. Pemain sayap kiri selama waktunya di MLS, Davies mulai bermain sebagai bek kiri untuk Bayern Munchen dan hasilnya sangat luar biasa.

Dijuluki "Roadrunner" oleh rekan setimnya Thomas Muller, kecepatan dan kemampuannya menggiring bola telah dimanfaatkan dengan baik oleh Bayern.

Meski masih bisa meningkatkan kemampuan bertahannya, pemain berusia 19 tahun ini jelas merupakan calon pemain bintang. Banyak yang sudah menganggapnya sebagai salah satu yang terbaik di posisinya.


Carlos Alberto (Porto) 19 tahun 5 bulan 15 hari

Bagian dari tim Porto yang mengejutkan semua orang dengan memenangkan Liga Champions pada tahun 2004, Carlos Alberto memainkan peran penting dalam pertandingan final melawan AS Monaco.

Alberto bergabung dengan Porto dari Fluminense pada Januari 2004, dan langsung menjadi pemain kunci bagi Jose Mourinho. Pemain internasional Brasil itu menjadi starter di final untuk Porto, dan mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-0 atas Monaco.

Dia meninggalkan klub pada tahun 2005 ke Corinthians. Setelah sempat bermain untuk Fluminense, Werder Bremen, Vasco da Gama, dan Botafogo, Alberto pensiun pada 2019, dan saat ini menjadi pandit sepak bola.


Clarence Seedorf (Ajax) 19 tahun 1 bulan 21 hari

Clarence Seedorf (kiri) (AFP/ANP)

Salah satu gelandang terbaik sepanjang masa, Clarence Seedorf memenangkan empat gelar Liga Champions dengan tiga klub berbeda, dimulai dengan Ajax.

Lulusan akademi Ajax, pemain internasional Belanda ini adalah gelandang penting untuk Ajax asuhan Louis van Gaal, membentuk tim yang menarik bersama pemain-pemain seperti Edgar Davids dan Patrick Kluivert. Dia menjadi starter di final Liga Champions 1994-1995 melawan AC Milan, sebelum diganti di babak kedua.

Dia meninggalkan Ajax pada tahun 1995 dan kemudian membela Real Madrid, Inter Milan dan AC Milan. Dia pensiun pada tahun 2014 dan kemudian menangani AC Milan, Deportivo La Coruna dan Kamerun.


Iker Casillas (Real Madrid) 19 tahun 4 hari

Kiper Porto asal Spanyol, Iker Casillas (tengah) melakukan penyelamatan saat bertanding melawan Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions di stadion Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 9 April 2019. (AFP/Paul Ellis)

Legenda Real Madrid, Iker Casillas dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik sepanjang masa.

Pemain internasional Spanyol ini merupakan produk akademi Real Madrid, dan memulai debutnya untuk klub pada 1999. Terkenal karena refleksnya, sang kiper menikmati karier yang sarat trofi bersama Los Blancos selama 16 tahun di klub.

Casillas meninggalkan klub pada 2015 untuk bermain untuk Porto, di mana dia menghabiskan empat musim di sana. Dia pensiun pada tahun 2020, dan sekarang menjadi penasihat presiden Real Madrid Florentino Perez.

Sumber asli: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 24/8/2020)

Berita Terkait