5 Klub Paling Kaya di Dunia Saat Ini: Bapuk Pun Barcelona dan Machester United Masih Paling Tajir Melintir

Kok bisa ya Barcelona jadi klub terkaya di dunia? Begitu pula dengan Manchester United yang ada di posisi tiga besar. Aneh tapi nyata.

BolaCom | Ario YosiaDiterbitkan 29 Agustus 2020, 10:50 WIB
Pemain - Robert Lewandowski, Messi, dan Ronaldo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Klub-klub di Eropa memiliki legiun penggemar bahkan di belahan dunia lain, tetap terjaga hingga larut malam untuk menyaksikan tim sepak bola favorit mereka beraksi. Daya tarik global olahraga ini diterjemahkan dengan baik dalam arti finansial.

Dibutuhkan lebih dari sekedar penampilan bagus di lapangan untuk menjaga klub sepak bola tetap berjalan di puncak musim demi musim. Dengan demikian, menghasilkan arus pendapatan yang sehat sangat penting untuk tetap bertahan dalam bisnis..

Advertisement

Sepak bola jadi bisnis menggiurkan saat ini. Klub menggaet pemain dengan banderol mahal, kemudian mendapat penghasilan berlimpah dari sponsorship, penjualan merchandise, tiket pertandingan dan banyak lainnya.

Jadi bisa dibilang sepak bola bukan lagi sekadar olahraga prestise. Dunia bal-balan bisa memakmurkan pelakunya. Tengok saja Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo yang kini jadi jutawan dengan status kebintangannya. Mereka dibayar mahal klubnya yang juga mendapat keuntungan berlimpah dengan kehadiran keduanya.

Untuk saat ini kita-kira klub mana saja yang paling kaya di dunia?

Video


PSG (635,9 Juta Euro)

Gelandang PSG, Angel Di Maria mengontrol bola saat bertanding melawan Bayern Munchen pada final Liga Champions di stadion Luz di Lisbon (23/8/2020). Munchen menang tipis atas PSG 1-0. (David Ramos / Pool via AP)

Pelanggan juara Liga Prancis, yang telah bertransformasi setelah diambil alih oleh Qatar Sports Investments, menempati peringkat ke-5 dalam daftar klub yang menghasilkan pendapatan terbanyak.

Paris Saint-Germain adalah klub Ligue 1 paling populer dan itu, sebagian besar, berkat dukungan finansial yang mereka terima dari pemiliknya. Hasilnya, mereka bisa mendatangkan pemain-pemain hebat dan populer seperti Neymar dan Kylian Mbappe.

Tahun lalu, PSG menandatangani kesepakatan dengan 5 mitra baru dan memperpanjang kontrak mereka dengan 6 merek global untuk menjaga bisnis tetap berjalan lancar.

PSG telah menjadi inovator di bidang keuangan dengan hubungan mereka dengan Nike Jordan khususnya disambut oleh basis penggemar mereka.

Paris Saint-Germain akan merasa sulit untuk kehilangan trofi Liga Champions yang didambakan kali ini karena itu adalah satu-satunya hal yang menghentikan mereka dari tumbuh menjadi raksasa yang mereka harapkan.


4. Bayern Munchen (660,1 Juta Euro)

Raksasa Bundesliga Bayern Munchen sukses menjadi juara Liga Champions 2019-2020 dengan rekor sempurna. Klub asal Jerman itu selalu menang dari fase grup hingga ke final. (Miguel A. Lopes/Pool via AP)

Juara Eropa dan pemenang treble Bayern Munchen berada di urutan ke-4 dalam daftar. Di bawah asuhan Hans-Dieter Flick, The Bavarians tak terhentikan. Bayern terus duduk di posisi ke-4 tetapi mereka telah melihat peningkatan hampir 20% dalam pendapatan hak siaran.

Mereka diharapkan merapatkan jarak dengan Manchester United yang berada di posisi ke-3.  Tim Setan Merah musim ini tak berlaga di Liga Champions. United menikmati persaingan kelas dua, Liga Europa.

Banyak klub elite Eropa terpukul dengan pandemi COVID-19 yang menyebabkan semua pertandingan dimainkan secara tertutup dan tidak ada pendapatan hari pertandingan yang tersedia. Namun, Bayern Munchen terus menjalankan bisnisnya baik di dalam maupun luar lapangan dengan sangat baik dan tidak mengherankan melihat mereka menembus 3 besar tahun depan.


3. Manchester United (711,5 Juta Euro)

Pemain Manchester United, Paul Pogba, berebut bola dengan pemain West Ham United, Declan Rice, pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Rabu (22/7/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Clive Brunskill/Pool via AP)

Manchester United diyakini bakal tak lama ada di jajaran tiga besar klub terkaya, Bayern Munchen akan mendapat keuntungan finansial berlimpah di akhir musim 2019-20 yang secara otomatis mengatrol kekayaaan mereka.

Lepas dari hal itu, United salah satu klub paling dikagumi di dunia. Manchester United adalah klub terkaya dalam hal pendapatan di Inggris. Inilah mengapa para penggemar United semakin gelisah karena tidak adanya aktivitas pembelian pemain di jendela transfer.

Meskipun Ed Woodward mungkin bukan orang terbaik untuk menjaga sisi sepak bola, dia sangat baik dalam mengarahkan klub ke depan secara ketat dari perspektif bisnis. Manchester United dengan demikian mampu meningkatkan pendapatan mereka meski tim kesulitan berprestasi beberapa musim terakhir.

Pundi-pundi pendapatan mereka terjaga seiring kesuksesan menembus Liga Champions musim depan usai menggaransi posisi tiga besar di Premier League.

 


2. Real Madrid (757,3 Juta Euro)

Para pemain Real Madrid mengangkat piala saat merayakan kemenangan La Liga musim 2019/20 usai menaklukkan Villarreal di Estadio Alfredo Di Stefano, Kamis (16/7/2020). Real Madrid memastikan diri menjadi juara Liga Spanyol setelah mengalahkan Villarreal 2-1. (AP Photo/Bernat Armangue)

Real Madrid turun satu tempat dan naik ke urutan kedua dalam daftar klub terkaya di dunia. Kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus jelas berdampak pada pendapatan klub.

Menyusul kepergian Ronaldo, Real Madrid juga gagal melewati babak 16 besar Liga Champions dalam dua musim berturut-turut. Namun, mereka sukses memenangi La Liga 2019-2020.

Klub telah memperpanjang kemitraannya dengan Adidas dan ini diharapkan dapat memberi mereka dorongan juga meraih laba yang laba yang lebih besar lagi. Real Madrid adalah klub yang paling banyak diikuti di media sosial dan akan berusaha untuk berinovasi dan melakukan diversifikasi di masa-masa sulit ini untuk tetap sukses di level tertinggi dalam segala hal.


1. Barcelona

Lionel Messi saat laga Barcelona vs Liverpool dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions di Camp Nou, Kamis dini hari WIB (2/5/2019). (AFP/Javier Soriano)

Ini untuk pertama kalinya Barcelona berhasil mencapai puncak daftar dalam beberapa tahun terakhir. Cuma melihat kondisi terkini, agaknya mereka tak akan bertahan lama sebagai klub terkaya di dunia.

Kepergian Lionel Messi diperkirakan akan berdampak besar pada mereka. Cules agaknya tak siap dengan situasi tersebut.

Selain itu, Barcelona tetap siap dan bersemangat untuk berkembang dengan kondisi pasar yang berubah dan tetap fokus pada diversifikasi dan internasionalisasi sumber pendapatan mereka.

Dengan demikian, mereka kurang bergantung pada pendapatan siaran dan lebih banyak pada sumber yang berada dalam kendali mereka. Mereka telah menjalankan operasi perizinan dan merchandising mereka sendiri dan otonomi ini sangat bermanfaat bagi klub, menghasilkan 63 juta euro untuk klub dan angka ini diperkirakan akan meningkat setelah musim yang baru saja berakhir.

Namun, karena fase malang yang dialami Barcelona, ​​mereka mungkin kehilangan kesempatan menjadi klub dengan pendapatan mencapat 1 miliar euro pertama.

Sumber: Sportskeeda

Berita Terkait