Breaking News: Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber

oleh Hendry Wibowo diperbarui 11 Sep 2020, 21:24 WIB
Trofi Piala Thomas dan Uber. (BWF)

Bola.com, Jakarta - Ajang bulutangkis bergengsi dunia, Piala Thomas dan Uber 2020 dipastikan tanpa tim Indonesia. Kejuaraan ini rencananya akan digelar di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober mendatang.

Hanya saja PBSI telah memutuskan skuad Indonesia tak akan mentas di dua turnamen beregu ini. Mengutip dari situs badmintonindonesia.org, ada tiga alasan utama yang mendasari PBSI mengambil keputusan menarik diri dari Piala Thomas dan Uber 2020.

Advertisement

Pertama, diawali dari adanya rasa khawatir para atlet terhadap kemungkinan mereka akan terpapar COVID-19, baik dalam perjalanan, di tempat transit atau di tempat pertandingan.

Kedua, para atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian di turnamen bergengsi ini karena tidak ada jaminan dari BWF (Badminton World Federation), seandainya ada anggota tim yang terpapar COVID-19, terkait siapa yang akan bertanggungjawab menangani dan bagaimana penanganan selanjutnya.

Ketiga, mengacu pada dua alasan di atas, jajaran pimpinan PBSI yaitu Ketua Umum PP PBSI Wiranto, Wakil Ketua Umum I dan Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memutuskan tim bulutangkis Indonesia mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Persiapan

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil pada Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020, Kamis (3/9/2020). (PBSI)

Tim Indonesia sendiri sempat sangat serius mempersiapkan tim untuk mentas di Piala Thomas dan Uber.

Terbukti PBSI sampai menggelar turnamen simulasi Piala Thomas dan Uber yang diikuti semua pemain penghuni Pelatnas.

Hanya saja kekhawatiran pemain terkait pandemi virus corona bisa sangat dimaklumi. Karena angka positif virus corona hampir di seluruh dunia meroket tajam.

Berita Terkait