Shopee Liga 1 Mundur Lagi, Pelatih Persiraja Minta Pemain Tetap Berpikir Positif Sikapi Keputusan Polri

oleh Gatot Susetyo diperbarui 29 Sep 2020, 22:30 WIB
Pemain Persiraja Banda Aceh saat mengikuti sesi latihan di Stadion H Dimurthala Lampineung, Jumat (21/8/2020). Kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 rencananya akan kembali bergulir pada Oktober mendatang. (AFP/Chaideer Mahyuddin)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persiraja, Hendri Susilo, meminta semua pemainnya tetap optimistis dan berpikir positif terkait mundurnya Shopee Liga 1 2020 menyusul maklumat Polri yang tak mengeluarkan izin keramaian.

"Sebelum ada keterangan resmi dari Federasi dan operator kompetisi, saya harap pemain tetap fokus pada pertandingan. Saya ingin mereka tidak berandai-andai," kata Hendri Susilo.

Advertisement

Dengan berpikir positif, lanjut sosok yang tinggal di Kota Batu ini, pemain tetap memiliki semangat menyongsong lanjutan Liga 1.

"Saya tahu keputusan Polri itu bisa membuat mental dan motivasi pemain drop lagi. Karena lima bulan lalu, kami mengalaminya saat PSSI menghentikan kompetisi. Ini sangat berpengaruh pada kehidupan pribadi dan keluarga pemain," ucap Hendri Susilo.

Jika Ferri Komul dkk. berpikir negatif akan bisa mempengaruhi kondisi kejiwaan dan fisiknya. "Situasi ini memang berat, tapi kami harus tetap kuat baik fisik dan mental. Bagi pemain yang berkeluarga ini akan jadi pukulan telak. Karena mereka punya tanggung jawab menafkahi keluarganya," tuturnya.

Hendri Susilo juga ingin anak asuhnya siap menerima kemungkinan terburuk, bila kompetisi benar-benar dihentikan total.

"Saya hormati keputusan Pemerintah, dalam hal ini Polri. Saya simpel saja. Jika mereka menyetop kompetisi sementara atau permanen tahun ini, saya balik jalan, pulang ke Kota Batu dan berkumpul dengan keluarga. Saya minta pemain juga berjiwa besar," jelasnya.

Video

2 dari 2 halaman

Bingung

Pemain Persiraja Banda Aceh, Bruno Dybal, Adam Mitter, saat mengikuti sesi latihan di Stadion H Dimurthala Lampineung, Jumat (21/8/2020). Kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 rencananya akan kembali bergulir pada Oktober mendatang. (AFP/Chaideer Mahyuddin)

Persiraja Banda Aceh bereaksi keras atas penundaan Shopee Liga 1 2020. Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, menyebut keputusan mendadak terkait penundaan kompetisi membuat bingung dan menyusahkan pihaknya.

Persiraja telanjur sudah berada di Yogyakarta, kota yang awalnya menjadi pilihan markas dalam lanjutan Shopee Liga 1 2020. Rahmat Djailani menyebut, pihaknya belum memikirkan langkah selanjutnya setelah kompetisi resmi ditunda.

"Kami sudah di Yogyakarta dan apa yang harus kami lakukan? Kami jadi bingung. Selain itu, menyangkut pengeluaran klub harus bagaimana ini? Kompensasinya apa? Kami jadi susah," kata Rahmat kepada Bola.com, Selasa (29/9/2020)

"Kami baru tahu tadi siang soal penundaan kompetisi. Saat ini, kami belum menyusun rencana lagi setelah kompetisi ditunda," tegas Rahmat.

Berita Terkait