4 Catatan Menjelang Liga Spanyol Barcelona Vs Sevilla: Senjata Dahsyat Ronald Koeman

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 04 Okt 2020, 20:30 WIB
Striker Barcelona, Lionel Messi, berusaha melewati pemain Sevilla dalam laga lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu (20/6/2020) dini hari WIB. Barcelona bermain imbang 0-0 atas Sevilla. (AFP/Cristina Quicler)

Bola.com, Jakarta - Barcelona memiliki peluang bagus untuk menyodok ke papan atas klasemen sementara La Liga 2020/2021 kala menjamu Sevilla pada laga ketiga mereka.

Blaugrana, julukan Barcelona, akan menghadapi Sevilla pada pekan kelima La Liga 2020/2021. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Camp Nou, Senin (05/10) dini hari WIB.

Advertisement

Pertandingan ini hampir bisa diprediksi bakal berlangsung sengit. Pasalnya, kedua tim sama-sama meraih hasil positif pada dua laga mereka sebelumnya.

Saat ini, Barcelona berada di posisi enam klasemen sementara dengan koleksi enam poin. Sementara, Sevilla berada satu poin di bawahnya dengan raihan poin sama.

Barcelona diunggulkan bakal bisa meraih hasil positif pada pertandingan ini. Pasalnya, pertandingan ini akan dihelat di kandang mereka. Barca memenangi 24 dari 27 laga kandang terakhir mereka.

Namun, terlepas dari faktor tersebut, ada sejumlah aspek teknis yang bisa dimanfaatkan Barcelona untuk bisa meraih kemenangan pada laga tersebut.

Apa saja aspek-aspek yang bisa dimanfaatkan skuad Ronald Koeman tersebut?

Video

2 dari 5 halaman

Kolaborasi Ansu Fati dan Lionel Messi

Striker Barcelona, Lionel Messi, berusaha mengontrol bola saat melawan Villareal pada laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Senin (28/9/2020). Barcelona menang dengan skor 4-0. (AP Photo/Joan Monfort)

Musim ini, Barcelona mendapat tambahan kekuatan. Anak ajaib mereka, Ansu Fati, sudah kian matang dan bisa menjadi pemain pembeda.

Pemain berusia 17 tahun ini sudah membuktikan tuahnya pada dua laga awal Barcelona, kontra Villareal dan Celta Vigo, pemain kelahiran Guinea Bissau tersebut mencetak tiga gol.

Sejauh ini, menurut Whoscored, Fati merupakan pemain Barcelona dengan nilai paling tinggi. Pemain berpaspor Spanyol tersebut mendapat nilai 9.01.

Di lini serang, keberadaan Fati bakal menjadi pelengkap bagi sosok Lionel Messi. Keberadaan Fati membuat ikon Barcelona ini tak lagi menjadi satu-satunya sosok yang diwaspadai oleh lawan.

Fokus pemain belakang lawan bisa jadi bakal pecah ketika harus menghadapi duet Fati dan Messi. Jika dua pemain ini dikunci, Barca pun masih memiliki sosok Antoine Griezmann dan Philippe Coutinho, yang bisa masuk dari lini kedua.

3 dari 5 halaman

Sektor Sayap

Barcelona - Antoine Griezmann (Bola.com/Adreanus Titus)

Barcelona dikenal sebagai tim yang memiliki kecepatan di sektor sayap. Hal inilah yang bisa jadi harus kembali mereka lakukan pada pertandingan lawan Sevilla.

Di sektor sayap, Barcelona punya pemain seperti Ansu Fati dan Griezmann yang kerap bermain melebar. Kualitas dua pemain ini sama tak bisa dipandang enteng. Bahkan, Lionel Messi pun kerap bermain melebar dan memberi ruang bagi lini kedua Barcelona untuk masuk.

Jika hal ini terjadi, pertarungan di sektor sayap pasti akan sangat sengit. Pasalnya, Los Nervionenses juga sangat suka bermain dengan mengandalkan serangan dari sektor sayap.

Namun, secara head to head, kualitas para pemain sayap Barcelona masih di atas penggawa Sevilla. Bahkan, laman Whoscored memprediksi bahwa Barca akan bisa mencetak gol dari skema permainan sayap mereka.

4 dari 5 halaman

Tren Positif

Pemain Barcelona, Ansu Fati (kiri), mendapat selamat dari rekan setimnya, Jordi Alba, setelah mencetak gol ke gawang Celta Vigo pada lanjutan Liga Spanyol, Jumat (2/10/2020) dini hari WIB. (AP/Lalo R. Villar)

Barcelona saat ini dalam momentum yang sangat bagus. Mereka meraih kemenangan pada dua laga sebelumnya di ajang La Liga 2020/2021.

Dari dua kemenangan ini, Barcelona mencetak tujuh gol. Di sisi lain, gawang mereka pun masih perawan dalam dua laga tersebut.

Momentum ini, tak lepas dari kedatangan sosok Ronald Koeman, yang saat ini menakhodai Barcelona. Sebagai salah satu eks pemain Barcelona, pelatih asal Belanda tersebut tentu sudah paham soal filosofi bermain Barcelona.

Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, sendiri mengakui bahwa Barcelona saat ini bak terlahir kembali dan salah satu faktor kebangkitan mereka adalah kedatangan sosok Koeman.

"Lawan kami adalah tim yang sangat bagus. Mereka memiliki sosok manajer anyar dan energi baru. Mereka menunjukkan sejumlah hal yang sangat bagus," puji Lopetegui.

Dengan kondisi mental yang sangat bagus ini, Barcelona memiliki modal berharga. Jika mereka bisa memanfaatkan modal ini dengan baik, modal teknis yang sudah mereka miliki tentu akan kian dahsyat.

5 dari 5 halaman

Waspadai Serangan Balik

Dengan segala modal yang mereka miliki, Barcelona diprediksi bakal bisa mengalahkan Sevilla. Namun, para penggawa Barcelona tak boleh jemawa dan kehilangan kewaspadaan.

Barcelona dikenal sangat suka mengurung tim lawan di pertahanan mereka sendiri. Mereka pun sering menerapkan garis pertahanan yang sangat tinggi.

Namun, pada laga melawan Sevilla, mereka tak harus benar-benar waspada dengan kebiasaan ini. Pasalnya, Jesus Navas dan kawan-kawan punya serangan balik yang sangat luar biasa.

Serangan balik merupakan salah satu kekuatan terbesar Sevilla. Transisi mereka, terutama dari bertahan ke menyerang, sangatlah rapi.

Ada dua hal yang bisa dilakukan Barcelona untuk mengantisipasi serangan balik Sevilla. Pertama, mereka harus mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri yang memudahkan Sevilla melancarkan serangan balik.

Selain itu, mereka juga harus menjaga keseimbangan permainan, antara menyerang dan bertahan. Tugas ini tampaknya bakal dibebankan ke pundak gelandang senior Sergio Busquets. Jika Octopus dari Badia ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik, Barcelona tak perlu khawatir dengan serangan-serangan balik Sevilla.

 

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Dendy Gandakusumah/Asad Arifin, published 4/10/2020)

Berita Terkait